Setidaknya ada tiga subpelabuhan di wilayah ini yakni untuk kapal feri, speedboat, dan kapal tradisional atau klotok.
Operasional di pelabuhan feri dan speedboat terpantau normal aktivitasnya. Namun, khusus pelabuhan klotok tak ada aktivitas penyeberangan sama sekali. Hanya terlihat sebuah kapal tradisional yang bersandar di pelabuhan, tapi tak menunggu untuk memuat penumpang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyikapi apa yang telah terjadi, Kapolda Kaltim Inspektur Jenderal Polisi Priyo Widyanto mengimbau masyarakat untuk tenang dan percaya hukum, serta tidak menyebarluaskan gambar atau video yang dapat memperkeruh suasana di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara.
"Mohon juga percayakan proses penanganan permasalahan ini kepada kami penegak hukum," ujar Priyo seperti dilansir Antara.
"Dan tidak melakukan upaya-upaya di luar koridor hukum, atau bahkan melanggar hukum," sambungnya.
Pelaku penganiayaan sendiri sudah ditahan di Polres Penajam Paser Utara pada kesempatan pertama. Kapolres Ajun Komisaris Besar Sabil Umar mengatakan pelaku utama yang bernama Riki Zulfiar (18), seorang pengangguran warga Penajam ditangkap di Balikpapan kurang dari 24 jam setelah kejadian.
"Kami juga berhasil mengamankan barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk menusuk korban," ujar Sabil.
Selain Riki, polisi juga mengamankan tiga rekannya atas kepemilikan senjata tajam.
Kerusakan yang tersisa dari kerusuhan di pelabuhan Penajam, penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (17/10). (CNNIndonesia/Abdullah) |
Pada pukul 15.30, jumlah para pengunjuk rasa terus bertambah dan mulai melakukan aksi pembakaran. Loket tiket yang sudah dirusak tadi dibakar.
"Pada pukul 17.15 Wita Kapolda Kaltim tiba di lokasi dan langsung melakukan komando untuk mengendalikan situasi," ujar Kabid Humas Polda Kaltim Komisaris Besar Ade Yaya Suryana.
Pada pukul 19.00 situasi sudah terkendali dan para pengunjuk rasa pun bubar.
[Gambas:Video CNN]
Pascarusuh Penajam Paser Utara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor pun mengeluarkan imbauan agar masyarakat di sana bersabar, menahan diri, dan tidak melakukan perbuatan melawan hukum.
"Gubernur turut prihatin dengan situasi PPU hari ini, terlebih adanya kerugian besar akibat terjadinya pembakaran. Sementara masalah sebenarnya yakni ada tindakan kriminal yang dilakukan beberapa oknum remaja sudah ditangani Polres PPU," kata Kabiro Humas Setprov Kaltim M Syafranuddin, di Samarinda.
Kepada masyarakat, kata Syafranuddin, sang gubernur pun mengimbau untuk tidak terpancing dengan situasi di Penajam Paser Utara.
Kerusakan yang tersisa dari kerusuhan di pelabuhan Penajam, penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (17/10). (CNNIndonesia/Abdullah)