Kini sejumlah kendaraan roda dua maupun empat sudah dapat melintasi kedua jalur di jalan Medan Merdeka Barat.
Pantauan CNNIndonesia.com, semula terdapat kawat berduri yang dibentangkan oleh aparat keamanan untuk menutupi jalan. Hal itu dilakukan untuk menutupi jalan mahasiswa yang semula ingin berdemonstrasi di depan Istana Negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Istana Minta Publik Bersabar soal Perppu KPK |
Aksi unjuk rasa mahasiswa, Kamis (17/10). (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
"Kalau banner ini diambil, kita akan membubarkan diri," kata orator di mobil komando.
[Gambas:Video CNN]
Dalam demonstrasi ini, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) mendesak presiden mengeluarkan Perppu KPK di depan patung kuda Arjuna Wiwaha.
Menurut koordinator aksi BEM SI, Erfan Kurniawan semula BEM SI memperkirakan jumlah peserta aksi 1.000 mahasiswa. Namun, pihaknya mengatakan jumlah yang hadir kemungkinan berkurang karena diadang aparat keamanan di sekitar kampus.
"Hari ini kami kecewa, karena pihak kepolisian ini banyak menahan massa kami di kampus masing-masing," kata Erfan kepada wartawan di depan patung kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta, Kamis (17/10).
Aksi unjuk rasa mahasiswa, Kamis (17/10). (CNN Indonesia/Andry Novelino)