Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, 34 Polda Perketat Pengamanan

CNN Indonesia | Sabtu, 19/10/2019 05:35 WIB
Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, 34 Polda Perketat Pengamanan Kabag Penum Mabes Polri, Komisaris Besar Asep Adi Saputra. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra).
Jakarta, CNN Indonesia -- Polri menyebut seluruh kepolisian daerah (polda) di Indonesia turut melakukan pengamanan saat pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Minggu (20/10). Seluruh polda bakal memperketat pengamanan upaya komprehensif hingga preentif.

"Seluruh jajaran 34 Polda melakukan pengamanan. Khusus di DKI Jakarta tentunya akan dilakukan seperti itu. Upaya komperhensif, seperti preentif," kata Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jumat (18/10).

Selain upaya tersebut, polisi juga mengimbau agar pelantikan presiden dan wakil presiden harus disambut dengan sukacita dan gembira. Menurutnya pelantikan presiden dan wakil presiden patut dirayakan sebagai bentuk pesta demokrasi.


"Karena sudah sedemikian panjang kita melaksanakan pesta demokrasi dan 20 Oktober akan puncaknya. Dan sebagai negara yang punya peradaban tinggi dan sopan santun, mari kita tunjukan ke dunia internasional, bahwa kita hanya memberikan kesan cinta damai," ujar dia.

Karena itu Polri bersama TNI akan turun ke lapangan untuk menjaga kedamaian di lapangan. Setidaknya ada 30 ribu pasukan gabungan yang diturunkan untuk menjaga keadaan di lapangan.

"30 ribu personel dilibatkan. Untuk pola pengamanan sendiri ring 1 adalah operasi waskita yang tanggung jawabnya adalah paspampres. Kemudian ring 2 adalah rekan-rekan TNI dan ring 3 dari Polri," tegas dia.

Terakhir, Asep mengatakan setidaknya ada sembilan perwakilan maupun kepala negara tetangga yang dilaporkan juga akan menghadiri acara pelantikan Jokowi-Ma'ruf.

"Dan sudah dipastikan bahwa ada 9 kepala negara yang hadir dan perwakilan atau utusan khusus dari negara. Beberapa negara yang sudah dipastikan hadir di antaranya negara di Asia Tenggara," tutup dia.

1.700 Personel TNI-Polri di Jatim

Sementara itu Polda Jawa Timur menyatakan ada 1.700 personel gabungan TNI-Polri yang diterjunkan terkait pengamanan pelantikan Jokowi-Ma'ruf.

"Kalau seluruh Jatim ada 1.700 totalnya, dari Polda Jatim ada 800 personel. Lalu, di-backup BKO dari satuan TNI di mako-mako mulai hari ini," kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, di Surabaya, Jumat (18/10).

Para personel ini, kata Luki akan disiagakan di kawasan objek-objek vital di Jawa Timur. Nantinya, personel gabungan ini juga bertugas melakukan patroli bersama, termasuk jajaran polres-polres, dan TNI di Kodim dan Korem.

"Kegiatan patroli dilakukan bersama dengan TNI. Kami sudah hampir seminggu ini melakukan patroli bersama untuk kegiatan tanggal 20 Oktober ini," kata Luki.

[Gambas:Video CNN]
Kendati demikian, kata Luki, tidak ada prioritas pengamanan di daerah Jatim. Baginya, pengamanan di seluruh daerah akan dilakukan secara merata.

Hanya saja, pengamanan akan diperketat lantaran bakal ada gelaran parade merah putih, yang rencananya akan diselenggarakan di empat titik di Jatim.

"Hampir semua kabupaten rata, cuma nanti hari Minggu kita ada parade merah putih oleh masyarakat Jatim di empat titik. Yaitu di Gunung Ijen, Bromo, Suramadu dan Tugu Pahlawan," ujarnya.

Luki pun mengimbau masyarakat Jatim untuk turut aktif dalam menjaga keamanan dan kondusif menjelang pelantikan presiden. Luki meminta seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aksi demonstrasi hingga pesta kemenangan secara berlebihan.

"Kita mengimbau ke masyarakat Jatim yang melakukan pesta kemenangan, kami imbau untuk banyak melakukan istighosah, doa untuk Indonesia damai," ujarnya. (ctr/osc)