Jelang Pengumuman Menteri, Kemeja Putih Dibawa ke Istana

CNN Indonesia | Senin, 21/10/2019 08:51 WIB
Jelang Pengumuman Menteri, Kemeja Putih Dibawa ke Istana Menjelang pengumuman nama-nama menteri, sejumlah staf Istana Kepresidenan Jakarta terlihat membawa kemeja putih yang masih terbungkus. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana mengumumkan menteri Kabinet Kerja Jilid II pagi ini. Jokowi sebelumnya mengaku sudah selesai menyusun kabinet pemerintahan untuk lima tahun ke depan bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Menjelang pengumuman nama-nama menteri, Senin (21/10) pagi, sejumlah staf Istana Kepresidenan Jakarta terlihat membawa kemeja putih yang masih terbungkus.

Dari pantauan CNNIndonesia.com, kemeja tersebut nampak masih baru. Namun demikian, para staf yang membawa kemeja putih itu tak menjelaskan untuk apa sejumlah kemeja tersebut.


Mereka langsung masuk ke dalam kompleks Istana Negara.
Jokowi Akan Umumkan Menteri, Banyak Kemeja Putih Masuk IstanaJokowi-Ma'ruf Amin usai pelantilkan. (ADEK BERRY / POOL / AFP)

Kemeja putih yang dibawa berlengan panjang, seperti kemeja yang dipakai sehari-hari oleh Jokowi.

Untuk diketahui, ketika Jokowi mengumumkan nama-nama menteri pada 2014 lalu, para menteri juga mengenakan kemeja putih. Menteri-menteri baru ketika itu kompak memakai kemeja putih ketika pertama kali diumumkan kepada publik.

Pihak Istana Kepresidenan belum mengonfirmasi perihal kemeja putih yang dibawa masuk oleh sejumlah staf Istana tersebut.
[Gambas:Video CNN]

(Jokowi) menyatakan akan mengenalkan wajah-wajah baru yang akan membantunya dalam kabinet 2019-2024 besok, Senin (21/10) pagi.

Hal tersebut diutarakan Jokowi di Istana Kepresidenan sesaat sebelum bertolak ke kompleks parlemen untuk mengucapkan sumpah dan dilantik sebagai Presiden 2019-2024 besok pagi.

"Sudah sudah rampung, sudah selesai. Nanti besok pagi, saya kenalkan. Besok pagi saya kenalkan. Nanti sorenya pak Ma'ruf Amin harus ke Jepang harus menghadiri penobatan kaisar," kata Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (20/10).
(fra/ain)