Relawan: Jokowi Tegaskan Gerindra Masuk Koalisi

CNN Indonesia | Minggu, 20/10/2019 23:10 WIB
Relawan: Jokowi Tegaskan Gerindra Masuk Koalisi Ketua Relawan Jokowi Mania, Emannuel Ebenezer, mengklaim Gerindra masuk barisan koalisi pendukung Jokowi. (CNN Indonesia/Aria Ananda)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Kelompok Relawan Jokowi Mania, Imannuel Ebenezer, mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa Partai Gerindra masuk dalam koalisi pendukung pemerintah untuk lima tahun ke depan.

Hal itu disampaikan Imannuel usai bersama ratusan relawan pendukung bertemu Jokowi, di Istana Negara, Jakarta, Minggu (20/10).

"Di-iya-kan oleh presiden, presiden menegaskan bahwa Gerindra masuk [koalisi]," kata Imannuel.

Imannuel mengungkapkan dalam pertemuan itu, Jokowi juga menyampaikan bahwa tak ada selain Gerindra, di luar partai koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf, yang masuk dalam barisan pemerintah.

"Tadi presiden menegaskan kalau semua masuk dalam pemerintahan itu tidak baik dalam demokrasi, itu tidak baik dalam demokrasi. Presiden menegaskan itu," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]
Menurutnya, seluruh relawan menerima keputusan politik yang diambil oleh Jokowi tersebut. Meskipun, ia mengaku kecewa lantara Gerindra merupakan kompetitor yang mengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

"Tapi kan ini pilihan politik. Karena bagaimana pun presiden punya pertimbangan pertimbangan rasional. Itu sudah pilihan yang terbaik. Karena bangsa ini kan butuh rekonsiliasi," katanya.

Sebelumnya, pada pekan lalu, Jokowi bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Jakarta. Jokowi mengaku membicarakan kemungkinan Gerindra bergabung dalam koalisi pemerintah.

Namun, kata Jokowi, belum ada keputusan final dalam pertemuan tersebut. Mantan gubernur DKI Jakarta itu mengatakan bakal menyampaikan ketika sudah ada keputusan terkait Gerindra bergabung dalam gerbong pemerintah.

Sementara itu, Prabowo mengaku partainya siap membantu pemerintah Jokowi-Ma'ruf Amin. Namun, kata Prabowo, jika tidak masuk dalam kabinet, Gerindra siap menjadi penyeimbang yang loyal.

"Kalau umpamanya kita tidak masuk kabinet, kami tetap akan loyal di luar sebagai checks and balances, sebagai penyeimbang. Kan kita di Indonesia enggak ada oposisi. Tetap kita merah putih di atas segala hal, kita akan berperan," kata Prabowo.


(fra/arh)