Polda Metro Gelar Operasi Zebra Sasar Pengendara Tanpa SIM

CNN Indonesia | Senin, 21/10/2019 13:13 WIB
Polda Metro Gelar Operasi Zebra Sasar Pengendara Tanpa SIM Ilustrasi. (CNN Indonesia/Aini Putri Wulandari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal menggelar Operasi Zebra Jaya 2019 selama dua pekan terhitung sejak 23 Oktober 2019.

"Operasi zebra 2019 ini akan dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2019 sampai dengan 5 November 2019," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir dalam keterangannya, Senin (21/10).

Operasi yang melibatkan 2.380 personel gabungan itu bertujuan untuk mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar di lokasi yang rawan kecelakaan, pelanggaran serta kemacetan.


Selain itu, Operasi Zebra Jaya 2019 diharapkan dapat meningkatkan ketertiban dan kepatuhan serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Disampaikan Nasir, ada 12 target operasi dalam Operazi Zebra Jaya, antara lain para pengendara yang tidak memilki SIM dan STNK.

"Ada 12 target operasi, namun target operasi yang menjadi prioritas adalah pengendara yang tidak memiliki SIM dan STNK serta melawan arus," tuturnya.

Nasir menuturkan dalam operasi tersebut petugas di lapangan bakal melakukan penindakan terhadap para pelanggar dengan cara preemtif, preventif, hingga represif.

Berikut ini 12 target operasi dari Operasi Zebra 2019:
1. Pengendara bermotor yang tidak memiliki SIM
2. Kendaraan bermotor roda dua atau roda empat yang tidak dilengkapi dengan STNK
3. Pengendara yang melawan arus
4. Tidak menggunakan helm SNI
5. Mengemudikan kendaraan tidak menggunakan sabuk keselamatan
6. Menggunakan hp saat mengemudi
7. Berkendara di bawah umur atau pengendara yang tidak memiliki SIM
8. Berkendara sepeda motor berbonceng tiga
9. Kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang tidak memenuhi persyaratan layak jalan
10. Kendaraan roda dan roda empat yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan yang standar
11. Berkendara di bawah pengaruh alkohol
12. Kendaraan bermotor yang memasang rotator atau sirine yang bukan peruntukannya (dis/wis)