Pantauan CNNIndonesia.com, Senin (21/10) massa tertahan di depan Gedung Kementerian Pariwisata karena terhalang kawat berduri yang dibentangkan. Selain kawat berduri, aparat keamanan juga memarkir mobil pengurai massa dan water canon.
Massa terlihat mengenakan jaket almamater dari UNJ, ada juga mahasiswa yang berasal dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang Unnes, Institut Sepuluh Nopember (ITS), dan lain-lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Kapolsek Gambir Wiraga Dimastama mengatakan penutupan jalan untuk menghindari provokator di tengah kerumunan massa.
[Gambas:Video CNN]
Polisi juga melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengawal aksi unjuk rasa mahasiswa.
"(Jalan ditutup) Dari Harmoni, Veteran, Mabes AD, sampai depan sini (Medan Merdeka Barat) kami tutup. Kami sterilisasi hingga Istana," jelasnya.
Massa mengultimatum aparat agar membuka akses jalan dan mencopot kawat berduri.
"Kalau misalnya 30 menit tidak dibuka, maka rakyat sendiri yang akan membukanya," ucap orator.