Beda Pengawalan Mendagri: Tjahjo Longgar, Tito Ekstra Ketat

CNN Indonesia | Kamis, 24/10/2019 12:39 WIB
Beda Pengawalan Mendagri: Tjahjo Longgar, Tito Ekstra Ketat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjadi pembina apel pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (24/10). Ini kali pertama Tito tampil sebagai Mendagri usai serah terima jabatan dengan Tjahjo Kumolo.

Selepas upacara dan foto bersama petinggi Kemendagri, Tito menyambangi awak media. Ia didampingi oleh Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar.

Mantan Kapolri tersebut juga didampingi beberapa ajudan yang melekat di sisinya. Saat diwawancara dengan para wartawan, setidaknya ada tiga ajudan yang mengawal di kanan, kiri, dan belakang Tito.


Ajudan di samping Tito beberapa kali mengingatkan jurnalis untuk tidak terlalu dekat. Salah satu ajudan sempat melihat kartu pers jurnalis CNNIndonesia.com yang memotret Tito saat ingin pergi menuju Istana Kepresidenan.

Hal itu tidak sama saat Mendagri dijabat oleh Tjahjo Kumolo pada periode pertama kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Pengamanan yang melekat pada Tjahjo tidak sebanyak Tito saat ini.

Setiap bertemu wartawan, biasanya Tjahjo hanya didampingi Kapuspen Kemendagri Bahtiar, Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo, atau pejabat Kemendagri lainnya.

Sementara ajudan pribadi Tjahjo menunggu di luar barisan awak media. Sesekali ajudan menyapa dan mengobrol dengan para jurnalis di Kemendagri.

Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo mengamini ada perbedaan pengamanan antara Tito dengan Tjahjo. Dia mengatakan pengamanan Tito cenderung lebih ketat lantaran dirinya adalah mantan Kapolri.

"Ya ini kan masa transisi, beliau kan (mantan) kapolri ya, otomatis dikawal oleh (ajudan), itu kan protap kepolisian. Dan ini juga beliau ini seorang penegak hukum ya, ya sudah sepantasnya," tutur Hadi saat ditemui di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (24/10).

[Gambas:Video CNN]
Tito dilantik Presiden Jokowi sebagai Menteri Dalam Negeri Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. Pelantikan dilakukan di Istana Negara pada Rabu kemarin (23/10).

Sebelum menjadi Mendagri, Tito adalah Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Dia menjabat sejak 2015 lalu.

Sebenarnya, masa jabatan Tito sebagai Kapolri baru akan selesai pada 2021 mendatang. Namun, karena ada permintaan menjadi mendagri dari Jokowi, Tito lantas menanggalkan jabatan Kapolri.

Dia pun sudah pensiun dari Polri. Dengan demikian, kini Tito berstatus Jenderal purnawirawan. Komjen Pol Ari Dono Sukmanto lalu ditunjuk sebagai Plt Kapolri.

Selanjutnya, Kabareskrim Komjen Pol Idham Azis yang akan menjabat sebagai Kapolri pengganti Tito dan Ari Dono. Idham sudah ditunjuk oleh Jokowi dan hanya tinggal menuju persetujuan DPR untuk dilantik.

(dhf/bmw)