Wasekjen PBNU: Rizieq Berhak untuk Pulang ke Indonesia

CNN Indonesia | Rabu, 30/10/2019 06:44 WIB
Wasekjen PBNU: Rizieq Berhak untuk Pulang ke Indonesia Pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), Isfah Abidal Azis membuat sebuah video yang menyatakan bahwa tokoh Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab berhak untuk kembali di Indonesia.

Video tersebut kemudian beredar di media sosial, dan menjadi viral. Video yang diunggah oleh akun YouTube @Viral NU pada 28 oktober 2019 itu telah ditonton ribuan kali. Video tersebut diberi judul "VIRAL !! PBNU DUKUNG KEPULANGAN HABIB RIZIQ SIHAB !!"

Namun, Isfah mengatakan bahwa video tersebut merupakan pendapat pribadinya dan tidak mengatasnamakan PBNU.


"Kalau sikap resmi PBNU, tentunya yg dikeluarkan dan disampaikan oleh Rais Aam atau Ketua Umum PBNU, atau yang ditugaskan untuk menyampaikan," kata Isfah kepada CNNIndonesia.com, Rabu (31/10).

[Gambas:Youtube]

Dalam videonya, Isfah menjelaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) mengenal tiga konsep persaudaraan, yakni ukhuwah islamiyah, persaudaraan yang dibangun atas dasar nilai dan prinsip-prinsip islam. Kemudian, Ukhuwah wathaniyah persaudaraan yang dibangun atas dasar nilai dan prinsip prinsip kebangsaan dan
Ukhuwah Basyariyah persaudaraan yang dibangun berdasarkan prinsip dan nilai kemanusiaan.

"Dari sisi ukhuwah islamiyah, persaudaraan keislaman, maka kami berpendapat bahwa saudara kami al Habib Muhammad Rizieq bin Shihab berhak untuk pulang dan kembali ke indonesia, itu yang perlu saya sampaikan," katanya.
Isfah menjelaskan bahwa video tersebut tak ada kaitannya dengan kepentingan politik NU. "Itu bukan dukungan untuk Rizieq, menurut saya Rizieq berhak pulang, WNI, muslim dan dari sisi persaudaraan," katanya.

Ketika ditanya, mengapa dia membuat video itu baru sekarang, dia enggan menjelaskan.

"Enggak apa-apa dong, bisa kapan saja, ini hanya persaudaraan," katanya.

Rizieq berada di Arab Saudi sejak tahun 2017 setelah menghadapi sejumlah kasus hukum seperti percakapan konten mesum, dan penistaan Pancasila. 

Isfah juga membantah bahwa video tersebut berkaitan dengan isu tentang kekecewaan PBNU yang tak mendapat jatah menteri dalam Kabinet Indonesia Maju.

"Ini yang harus dipahami teman-teman, kabinet itu hak prerogatif presiden dan NU tidak meminta jatah itu harus digarisbawahi," katanya.
Dia menegaskan, soal video tentang Rizieq tersebut hanyalah upaya NU untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

Wasekjen PBNU Masduki Baidlowi sebelumnya mengatakan banyak kiai NU yang protes kepada pihaknya karena belum mendengar alasan logis dari Presiden Joko Widodo memilih Fachrul Razi sebagai Menteri Agama.

Masduki paham bahwa pemilihan menteri adalah hak prerogatif Jokowi. Akan tetapi, ia menyebut banyak kiai yang belum mengetahui alasan utama Jokowi menunjuk menteri agama dari kalangan purnawirawan militer.

"Orang belum ketemu alasan logisnya seperti apa. Kenapa Pak Presiden yang punya hak prerogatif itu meletakkan begitu? Memutuskannya seperti itu? Itu yang jadi soal ya," kata Masduki saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (24/10).

Namun, selang sehari kemudian, Presiden Joko Widodo menunjuk kader NU Zainut Tauhid sebagai Wakil Menteri Agama.

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi alias Juru Bicara Presiden Fadjroel Rahman menyatakan Zainut mewakili santri NU.
(dal/ugo)