Kronologi Pembunuhan Pria yang Jasadnya Dicor di Bawah Musala

CNN Indonesia | Selasa, 05/11/2019 09:20 WIB
Kronologi Pembunuhan Pria yang Jasadnya Dicor di Bawah Musala Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/ Ilbusca)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aparat kepolisian menangkap istri dan anak korban pembunuhan yang dicor di bawah lantai musala di Desa Sumbersalak, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (5/11).

"Untuk penyelidikan lebih lanjut, kami telah mengamankan istri korban berinisial SN dan putranya BR di Mapolsek Ledokombo," kata Kapolsek Ledokombo AKP Wardoyo Utomo di Jember.

Sehari sebelumnya, warga setempat dihebohkan dengan temuan jasad kerangka manusia yang terkubur dalam cor-coran semen di musala yang berada di belakang sebuah rumah di Dusun Joruju, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember.


Jasad itu identik dengan Surono, warga yang dilaporkan hilang sejak tujuh bulan lalu. Dari penemuan itu, korban Surono dikuburkan dengan tidak wajar di belakang rumahnya yang kini sudah dibangun musala dengan dapur dan kamar mandi lengkap.

Tim DVI Polda Jawa Timur turun ke lapangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa temuan jasad terduga korban pembunuhan setelah membongkar lantai musala yang sudah dikeramik.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, AKP Wardoyo mengatakan anak dan istri terduga korban pembunuhan itu saling tuduh sebagai pelaku pembunuhan Surono.

"Dua orang yang diamankan yakni istri dan anak Surono justru saling menuduh. SN menuduh anaknya yang membunuh suaminya, namun anak juga saat diperiksa, balik menuduh ibunya yang membunuh," tuturnya.

Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain dan melakukan penyelidikan untuk menentukan tersangka pembunuhan tersebut.

[Gambas:Video CNN]
"Saat pembongkaran makam tersebut, polisi melihat kejanggalan di lokasi musala rumah korban karena musala menjorok ke luar dan melebihi batas tembok," tuturnya.

Sementara laporan CNN Indonesia TV menyebut penangkapan istri Surono berawal dari pengakuan sang anak, Bahar, yang ditangkap lebih dulu.

Bahar ditangkap tak lama setelah pulang merantau. Kepada polisi Bahar menyebut bahwa ibunya mengaku telah membunuh ayahnya dan mengecor mayatnya di bawah lantai musala. 




(Antara/wis)