Surya Paloh Sebut Kongres NasDem akan Ditutup Presiden Jokowi

CNN Indonesia | Sabtu, 09/11/2019 16:41 WIB
Surya Paloh Sebut Kongres NasDem akan Ditutup Presiden Jokowi Kongres II Partai NasDem, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (8/11). (CNN Indonesia/Dhio Faiz)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memastikan kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menutup rangkaian kegiatan Kongres ke-2 NasDem. Menurut dia, pihaknya sudah memberikan undangan, sementara pihak Jokowi telah mengatakan akan menghadirinya.

"Insya Allah Pak Jokowi datang," kata Paloh kepada wartawan di area Kongres Nasdem, Sabtu (9/11).

Kongres NasDem akan ditutup pada Senin (11/11) malam. Paloh mengatakan, Jokowi tidak hanya menghadiri kegiatan tersebut namun mendapat kesempatan untuk memberikan pidato dan menutup kongres yang sudah berlangsung selama tiga hari itu.


"Pak Jokowi memberikan, barangkali, masukan pikiran motivasi, saya yakin juga akan membesarkan hati kader Partai Nasdem," kata Surya Paloh.
Sebelumnya, NasDem mengundang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memberikan sambutan dalam pembukaan kongres ke-2 Partai Nasdem di JI Expo, Jakarta, Jumat (8/11) malam.

Paloh beralasan acara pembukaan kongres gelaran internal. Sehingga NasDem sengaja tak mengundang pihak dari luar partai, termasuk Jokowi.

"Pembukaan karena ini masalahnya sebenarnya internal, tapi tidak pantas kalau Gubernur Jakarta kita tidak lapor di tempat ini. Kalau dia enggak kasih izin tempat ini kan gimana, kan susah kita," kata Paloh saat ditemui usai kongres yang digelar di JI Expo, Jakarta, Jumat (8/11) malam.
[Gambas:Video CNN]

Namun saat itu, Paloh mengatakan partainya juga akan mengundang parpol-parpol oposisi pemerintah. Termasuk, mengundang Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera ( PKS), Sohibul Iman.

"Pasti, pasti (PKS diundang). Semua teman," kata Surya Paloh.

Surya mengatakan, partainya juga mengundang Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Namun belum bisa memastikan kehadiran Presiden ke-5 RI itu. "(konfirmasi kedatangan bagian OC yang tahu," kata Surya Paloh. (mjo/ain)