Jokowi Belum Berencana Tambah Enam Kursi Wakil Menteri

Ramadhan Rizki, CNN Indonesia | Minggu, 10/11/2019 11:45 WIB
Jokowi Belum Berencana Tambah Enam Kursi Wakil Menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri upacara peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (10/11) pagi. (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum berencana untuk menambah sekitar enam jabatan kursi wakil menteri guna membantu tugas menteri yang duduk di Kabinet Indonesia Maju.

Hal itu Jokowi katakan untuk merespons pernyataan Kepala Staf Presiden, Moeldoko yang mengatakan bahwa Jokowi kemungkinan akan menambah enam wakil menteri lagi di Kabinet Indonesia Maju.

"Belum," kata Jokowi singkat usai Upacara Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta, Minggu (10/11) pagi.


Senada dengan Jokowi, Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rahman yang ditemui di lokasai yang sama mengatakan bahwa Jokowi belum ada rencana menambah enam wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Ia mengatakan Jokowi baru merencanakan untuk menambah kursi wakil menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) dan Wakil Panglima TNI.

"Jadi di luar itu seperti pak Jokowi tadi katakan belum dibicarakan. Jadi yang sudah terbit kita akan proses secapatnya, sekarang ini, 2 yaitu wamendikbud, dan wakil panglima TNI," kata Fadjroel.

Selain itu, Fadjroel enggan mengatakan posisi Wamendikbud akan diisi oleh kader Muhammadiyah. Ia hanya menyebut posisi itu sudah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) yang memilkki tugas khusus dan prioritas.

"Jadi diliat pada tugasnya, bukan diliat siapa dan darimana, jadi berdasar tugas yg ada di perpresnya, pasti yg terbaik yg dipilih, insyaallah terbaik, percayalah," kata dia.

Selain itu, Fadjroel turut membantah bila Jokowi membagi-bagi jabatan dan kekuasaan terkait penambahan kursi wakil menteri. Ia menyatakan posisi itu nantinya dibutuhkan untuk mengemban tugas khusus yang diatur oleh presiden Jokowi.

"Karena yang dilihat hanya siapa putra putri terbaik sesuai tugas yg ditugaskan dalam Perpres tersebut," kata dia.

Sebelumnya, Moeldoko mengatakan kemungkinan ada penambahan enam wakil menteri yang merupakan pengembangan dari Jokowi. Saat ini sosok untuk mengisi wamen itu sedang dicari.

"Untuk itu, untuk wamen sedang dicari sih," mata Moeldoko kemarin. (rzr/mik)