Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo menyebut gempa tidak berpotensi tsunami.
"Diharapkan masyarakat tidak panik dan mendengarkan informasi dari BMKG atau BPBD," ujar Agus, Selasa (12/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike slip ). Guncangan gempa disebut Daryono dirasakan di daerah Ambon dan Kairato pada skalai intensitas IV MMI.
[Gambas:Twitter]
Daryono mengatakan hasil permodelan menunjukkan gempa tidak berpotensi tsunami.
"Gempa ini masih merupakan bagian dari rangkaian aktivitas gempa susulan yang terjadi di Ambon. Sejak 26 September 2019 telah tercatat aktivitas gempa susulan sebanyak 2.140 kali kejadian," tuturnya.