Anies mengatakan PKS sedang memainkan peran menjaga persatuan. Dia menyebut pelukan Sohibul dan Paloh simbol yang diharapkan mencerminkan persatuan dua kubu di akar rumput.
"Akhir-akhir ini lagi musim pelukan, musim berpelukan. Pelukan-pelukan ini punya makna, nampaknya simbolik, tapi bila di puncak terjalin hubungan insyaallah sampai ke bawahnya perasaan kebersamaan akan bisa terjalin," kata Anies dalam pembukaan Rakornas PKS di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (14/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pandangan boleh berbeda, tapi kebersamaan dijaga terus sebagai bangsa, keutuhan terjaga, dan harapannya mudah-mudahan PKS bisa memainkan peran ini dengan sebaik-baiknya," tutur Anies.
"Selamat rakornas, mudah-mudahan lancar. Insyaallah ini menjadi suasana syukuran yang mengesankan sampai dengan kita memulai babak baru di fase berikutnya," ucap dia.
Sebelumnya, Paloh menemui Sohibul yang notabene pimpinan partai di luar pemerintahan. Dalam momen itu bahkan Paloh dan Sohibul berpelukan erat.
Pelukan itu bahkan menjadi perhatian khusus Presiden Joko Widodo. Jokowi menyindir Paloh bermuka cerah setelah momen tersebut. Jokowi juga berkata tak ada pelukan yang lebih erat dibanding pelukan Paloh dan Sohibul.
Namun polemik soal pelukan itu berakhir pada perayaan Ulang Tahun kedelapan Partai Nasdem. Saat itu Jokowi memeluk Paloh usai menyampaikan pidato. (dhf/ain)