Anies Singgung Pelukan Sohibul-Paloh di Rakornas PKS

CNN Indonesia | Kamis, 14/11/2019 16:10 WIB
Anies Singgung Pelukan Sohibul-Paloh di Rakornas PKS Foto: CNN Indonesia/ Andry Novelino
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung momen berpelukan antara Presiden PKS Sohibul Iman dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional PKS Tahun 2019.

Anies mengatakan PKS sedang memainkan peran menjaga persatuan. Dia menyebut pelukan Sohibul dan Paloh simbol yang diharapkan mencerminkan persatuan dua kubu di akar rumput.

"Akhir-akhir ini lagi musim pelukan, musim berpelukan. Pelukan-pelukan ini punya makna, nampaknya simbolik, tapi bila di puncak terjalin hubungan insyaallah sampai ke bawahnya perasaan kebersamaan akan bisa terjalin," kata Anies dalam pembukaan Rakornas PKS di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (14/11).


Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyebut para tokoh bangsa terdahulu juga melakukan hal serupa. Anies berkata para pendiri bangsa sering berdebat keras dan berbeda pandangan, tapi tetap menjaga persatuan bangsa.
Anies mengapresiasi upaya PKS menjalin hubungan dengan kelompok yang berbeda pandangan. Ia berharap PKS terus menjalankan misi itu dengan baik.

"Pandangan boleh berbeda, tapi kebersamaan dijaga terus sebagai bangsa, keutuhan terjaga, dan harapannya mudah-mudahan PKS bisa memainkan peran ini dengan sebaik-baiknya," tutur Anies.

Setelah menyampaikan hal itu, Anies mengucapkan selamat kepada PKS menggelar rakornas kali ini. Anies mendoakan rapat ini bisa jadi titik baru perjalanan PKS.

"Selamat rakornas, mudah-mudahan lancar. Insyaallah ini menjadi suasana syukuran yang mengesankan sampai dengan kita memulai babak baru di fase berikutnya," ucap dia.
[Gambas:Video CNN]

Sebelumnya, Paloh menemui Sohibul yang notabene pimpinan partai di luar pemerintahan. Dalam momen itu bahkan Paloh dan Sohibul berpelukan erat.

Pelukan itu bahkan menjadi perhatian khusus Presiden Joko Widodo. Jokowi menyindir Paloh bermuka cerah setelah momen tersebut. Jokowi juga berkata tak ada pelukan yang lebih erat dibanding pelukan Paloh dan Sohibul.

Namun polemik soal pelukan itu berakhir pada perayaan Ulang Tahun kedelapan Partai Nasdem. Saat itu Jokowi memeluk Paloh usai menyampaikan pidato. (dhf/ain)