Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan penangkapan itu dilakukan di Sumatera Utara, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Kalimantan Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, empat orang ditangkap di Banten, tiga orang ditangkap di Jakarta, sembilan orang di Jawa Tengah, enam orang di Jawa Barat, serta satu orang ditangkap di Kalimantan Timur. Dedi menyebut jaringannya masih didalami oleh Densus 88. Kendati demikian, mereka tetap memiliki potensi untuk melakukan aksi teror di berbagai wilayah.
"Memiliki potensi untuk melakukan teror di berbagai daerah dengan sasaran utamanya aparat kepolisian," ujar Dedi.
Pada Rabu (13/11) lalu sekitar pukul 08.45 WIB, terjadi ledakan di Mapolrestabes Medan di Jalan HM Said Medan. Polri mulanya menyebut pelaku RMN merupakan lone wolf. Namun, itu kemudian diralat dan menyebutnya sebagai bagian dari JAD Medan.
(dis/asa)