Selain di Polda Metro, Sukmawati Juga Dilaporkan ke Bareskrim

CNN Indonesia | Selasa, 19/11/2019 21:05 WIB
Selain di Polda Metro, Sukmawati Juga Dilaporkan ke Bareskrim Sukmawati Soekarnoputri, Putri Proklamator RI Sukarno. (ANTARA FOTO/Meli Pratiwi/RIV)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sukmawati Soekarnoputri kembali dipolisikan terkait pernyataannya yang membandingkan Nabi Muhammad dengan Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno. Kali ini ia dilaporkan Forum Pemuda Muslim Bima (FPMB) ke Bareskrim Polri, Selasa (19/11).

"Kita laporkan Sukmawati Soekarnoputri berkaitan dengan terjadinya kegundahan di masyarakat khusunya umat muslim," kata Kuasa Hukum FPMB, Dedi Junaedi di Bareskrim Polri, Selasa (19/11).

Dalam laporaan itu, kata Dedi, pihaknya turut menyertakan alat bukti berupa tangkapan layar berisi pernyataan Sukmawati. Selain itu, juga rekaman video pernyataan Sukmawati dalam bentuk CD.


Laporan diterima kepolisian dengan nomor LP/B/0983/XI/2019/BARESKRIM pada tanggal 19 November. Pasal yang dilaporkan yakni tentang dugaan tindak pidana Pasal 156a KUHP.

Sukmawati sendiri sebelumnya telah dua kali dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait kasus serupa.

Laporan pertama dibuat simpatisan Korlabi, Ratih Puspa Nusanti. Laporan itu teregister dengan nomor LP/7393/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum pada 15 November 2019.

Kemudian, laporan kedua dibuat seseorang bernama Irvan Noviandana. Laporannya teregister dengan nomor LP/7456/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 18 November 2019.

Sukmawati sendiri menyebut video yang tersebar di media sosial telah diedit, bukan sepenuhnya seperti yang dia sampaikan.

Dalam potongan video yang dimaksud, Sukmawati berkata, "Mana lebih bagus Pancasila atau Alquran? Sekarang saya mau tanya nih semua. Yang berjuang di Abad 20, itu nabi yang mulia Muhammad apa Insinyur Sukarno untuk kemerdekaan?".

Video editan tersebut kemudian menjadi pemberitaan di sejumlah media yang menyebut Sukmawati membandingkan jasa Sukarno dan Nabi Muhammad.

"Saya tidak membandingkan, dan tidak ada kata jasa," ucap Sukmawati kepada CNNIndonesia.com lewat sambungan telepon pada Sabtu (16/11).

[Gambas:Video CNN]

Ia menjelaskan video itu merekam momen ketika dirinya sedang berbicara di forum anak muda yang mengusung tema membangkitkan nasionalisme, menangkal radikalisme, dan memberantas terorisme.

Dalam forum itu, Sukmawati sempat bertanya sejarah perjuangan mengingat forum tersebut memang digelar masih dalam rangka Hari Pahlawan.

"Saya hanya bertanya, siapa yang berjuang untuk kemerdekaan. Nabi yang mulia Muhammad atau Sukarno. Titik. Tapi diberitakannya, siapa lebih berjasa," kata Sukmawati. (dis/ain)