Namun, tak ada dari perwira baru itu yang ditunjuk Idham menjadi Kabareskrim pengganti dirinya yang kini telah menjadi Kapolri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Argo mengatakan lambatnya penunjukan Kabareskrim yang baru dikarenakan rotasi jabatan lainnya yang akan membuntuti pengisian jabatan tersebut.
"Nanti kita akan lakukan rotasi, tentunya akan ada kaitannya di situ. Ada juga yang nanti akan pensiun, juga nanti akan tour of duty," sambung mantan Kadiv Humas Polda Metro Jaya tersebut.
Lihat juga:Polisi Kerahkan Intelijen Jelang Reuni 212 |
Iqbal mengakui jelang penunjukan ini pasti banyak isu yang beredar mengenai kandidat Kabareskrim. Namun begitu ia tak menyebut spesifik siapa calon yang layak menduduki kursi tersebut.
[Gambas:Video CNN]
"Kandidat banyak, bintang dua semua berpeluang, bintang tiga semua berpeluang. Biasa lah kalau ada begini pasti banyak sekali isu-isu," lanjut dia.
Salah satu PR yang kelak diemban Kabareskrim baru adalah pengungkapan pelaku penyerangan air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. Kapolri Idham Aziz mengatakan akan segera menunjuk Kabareskrim untuk melanjutkan dan menuntaskan penyidikan yang sudah lebih dua tahun mangkrak.
Lihat juga:IPW Nilai Kepolisian Gagal Cegah Terorisme |