Tingkatkan Literasi Publik, Pemprov DKI Bentuk Pojok Baca

Pemprov DKI, CNN Indonesia | Sabtu, 23/11/2019 17:43 WIB
Tingkatkan Literasi Publik, Pemprov DKI Bentuk Pojok Baca Ilustrasi. (Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemprov DKI menunjukkan kesungguhannya dalam meningkatkan semangat dan kebiasaan membaca masyarakat Jakarta. Hal tersebut diwujudkan melalui program unggulan yakni mendirikan perpustakaan kecil (microlibrary) bernama Pojok Baca di ruang publik.

Dengan hadirnya fasilitas ruang membaca buku Pojok Baca, masyarakat Jakarta tetap dapat menyempatkan membaca buku di tengah padatnya aktivitas. Bahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turun langsung dan membaca di MRT Lebak Bulus, Jakarta.

"Saya tadi baca buku kisah kisah inspiratif, kumpulan dari kantor berita Antara. Jadi kita hari ini meluncurkan ruang baca buku di stasiun MRT. Tadi kita mulai di stasiun Bundaran HI dan sekarang kita di Lebak Bulus, di sini juga ada," ujar Anies melalui keterangannya beberapa waktu lalu.

Selain itu, upaya lain yang dilakukan Pemprov DKI yakni menggelar wisata literasi di enam perpustakaan daerah, mengadakan Hari Anak Jakarta Membaca yang dilaksanakan di Pasar Buku Kenari Pasar Jaya.

Kemudian mengaktivasi kegiatan di 38 Taman Baca Masyarakat, mengikutsertakan difabel pada lomba-lomba literasi (mewarnai dan membaca buku braille), dan menyelenggarakan lomba literasi seni melalui Piala H.B. Jassin.


Setiap Stasiun MRT Jakarta akan Punya Pojok Baca

Anies mengimbau PT MRT Jakarta untuk menyiapkan Pojok Baca di setiap stasiun MRT. "Saya minta di semua stasiun MRT disiapkan tempat perpustakaan, bukan perpustakaan besar, tapi rak-rak buku," imbau Anies.

Nantinya, penumpang MRT Jakarta dapat meminjam buku di stasiun keberangkatan untuk dibaca sepanjang perjalanan dan dapat dikembalikan di stasiun tujuan.

Oleh karena itu, Pemprov DKI berkolaborasi dengan pihak MRT Jakarta untuk menyediakan rak-rak buku dan pojok baca digital di setiap stasiun. Terkait suplai buku, Anies memperbolehkan masyarakat yang ingin menyumbangkan bukunya ke pihak MRT.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan bahwa Pojok Baca kini sudah ada di empat stasiun, yaitu Stasiun Bundaran HI, Stasiun BNI Dukuh Atas, Stasiun Blok M, dan Stasiun Lebak Bulus. Langkah ini merupakan suatu dukungan terhadap kampanye #RuangBacaJakarta.

"Ini merupakan pengembangan untuk mendukung gerakan #RuangBacaJakarta. Microlibrary direalisasikan Oktober di Stasiun MRT Dukuh Atas," ujar William.

William juga mengatakan bahwa pihak MRT sudah menggandeng Perpustakaan Nasional untuk pembangunan Pojok Baca digital pada 2020.

"Jadi, yang akan kita kerja samakan dengan Perpustakaan Nasional adalah penyediaan buku fisik maupun nonfisik. Semuanya sedang jalan," ujarnya.


(fef)