Deklarasi Caketum Golkar, Ridwan Hisjam Ingin Gaet Milenial

CNN Indonesia | Selasa, 26/11/2019 00:27 WIB
Caketum Partai Golkar, Ridwan Hisjam menilai partainya harus mengubah strategi politik dengan merangkul milenial dan generasi Z pada Pemilu 2014. Politikus Golkar Ridwan Hisjam menyatakan maju sebagai calon ketua umum Golkar. . (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Ridwan Hisjam mendeklarasikan diri bakal maju menjadi calon ketua umum (caketum) periode 2019-2024.

Menurutnya, langkah ini didasari pada keinginan membawa Partai Golkar kembali berjaya pada Pemilu 2024 mendatang.

"Saya melihat ke depan ini ada proses yang namanya siklus politik 20 tahunan Indonesia dan itu akan terjadi di 2024. Oleh karena itulah saya terpanggil untuk ikut di dalam proses kepemimpinan Partai Golkar di tingkat nasional," kata Ridwan kepada CNNIndonesia.com, Senin (25/11).


Menurutnya Partai Golkar harus mengubah strategi politik seiring dengan revolusi industri 4.0. Golkar juga harus lebih banyak merangkul pemilih kelompok milenial dan generasi Z yang jumlahnya diperkirakan mencapai 70 persen di Pemilu 2024 mendatang.

"Dalam perubahan pola perilaku pemilih kaum milenial dan generasi Z partai Golkar harus mengambil bagian menggarap mereka. Partai Golkar harus melakukan revolusi internal kelembagaan partai dan harus fokus atau memberikan perhatian besar terhadap kaum muda milenial dan generasi Z sebagai langkah kaderisasi partai Golkar," tuturnya.

Lebih dari itu, dia menyatakan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki bonus demografi terbesar di dunia. Kesempatan atau peluang itu, kata Ridwan, harus bisa ditangkap oleh Golkar untuk menambah suara pemilih dengan memberikan panggung seluas-luasnya bagi anak muda untuk berkiprah di Golkar.

[Gambas:Video CNN]

Ridwan pun menyatakan bahwa perjalanan Golkar mengalami penurunan saat ini. Hal itu, menurutnya, terbukti dengan perolehan suara yang terus merosot pascakepemimpinan Akbar Tanjung di 2004.

Ia menilai telah terjadi kesalahan sistem yang dilakukan selama tiga periode terakhir di mana demokrasi di tubuh Golkar dengan pemikiran pragmatis.

"Harus dikembalikan ke sebenarnya karena Golkar setelah pasca Akbar Tanjung itu adalah bukan lagi menjadi partai yang mengedepankan ideologis, tetapi dia di dalam praktik-praktiknya dia mengedepankan yang namanya pragmatis," tuturnya.

Dengan pernyataan ini, bakal caketum Partai Golkar periode 2019-2024 yang telah mendeklarasikan diri berjumlah empat orang. Selain Ridwan, terdapat nama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Wakorbid Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo, dan politikus Senior Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa.

Sementara itu, satu sosok lain yang santer disebut bakal maju menjadi caketum Golkar periode 2019-2024, Indra Bambang Utoyo, belum memberikan pernyataan pribadi secara resmi.
(rzr/sur)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK