Sohibul Persilakan PKS Solo Usulkan Gibran di Pilwalkot

CNN Indonesia | Selasa, 26/11/2019 15:38 WIB
DPD PKS Surakarta berhak mengusulkan nama untuk diusung di Pilkada namun keputusan berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat PKS. Gibran Rakabuming Raka berniat maju di Pilkada Solo. (CNN Indonesia/ Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mempersilakan kadernya di Solo, Jawa Tengah mengusulkan nama putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, menjadi calon wali kota (cawalkot) Surakarta di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

Dia menyatakan bahwa DPP PKS memberikan kebebasan kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Surakarta untuk menentukan pilihan, apakah akan mengusung Gibran atau nama lainnya di Pilkada 2020 mendatang.

"Ya silakan saja, tergantung suasana batin mereka di sana," kata Sohibul kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (26/11).


Namun begitu, menurutnya, DPD PKS Surakarta belum mengusulkan nama calon yang akan diusung di Pilkada 2020 mendatang hingga saat ini.

Sohibul pun menerangkan bahwa sistem pengusungan nama calon kepala daerah di PKS harus melalui keputusan DPP PKS.
[Gambas:Video CNN]
Menurutnya, DPP PKS nantinya akan menunjuk satu dari beberapa nama calon yang akan diusung DPD PKS Surakarta di Pilkada 2020 mendatang.

"Dari bawah itu ada syarat, mengusulkan ke DPP itu minimal dua kandidat. Nanti DPP yang akan memilih di antara dua nama itu," katanya.

Sebelumnya, Gibran menyatakan kesediaan maju sebagai calon wali kota Solo dalam Pilkada Serentak 2020. Bahkan Gibran mendaftar masuk menjadi kader PDIP dan sowan ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan nasib pencalonan Gibran ada di tangan Megawati. Ia menjelaskan PDIP punya mekanisme penjaringan dalam pencalonan kepala daerah yang dimulai dari survei kandidat hingga pemetaan politik.

"Baru nanti keputusan politik yang diambil Ibu Megawati," ujar Hasto di kediaman pribadi Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Kamis (24/10).
(mts/sur)