Wamenag soal Reuni 212: Boleh-boleh Saja Dilaksanakan

CNN Indonesia
Rabu, 27 Nov 2019 10:06 WIB
Menurut Wamenag Zainut Tauhid, reuni akbar 212 merupakan suatu hal yang mubah. Dilaksanakan boleh, tak dilaksanakan pun tak berdosa. akil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan tak ada masalah dengan rencana Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) menggelar aksi unjuk rasa Reuni Akbar 212 di Monumen Nasional, Jakarta, Senin (2/12).

Zainut menyebut Reuni Akbar 212 sebagai suatu hal yang mubah. Wakil Ketua MUI itu menyampaikan tak ada masalah jika gelaran itu dilaksanakan ataupun tidak dilaksanakan.

"Reuni 212 hukumnya mubah atau boleh-boleh saja, tidak ada anjuran, juga tidak ada larangan. Dilaksanakan tidak apa-apa, tidak dilaksanakan juga tidak berdosa. Namanya juga berkumpul dan bersilaturahmi," kata Zainut dalam keterangan tertulis pada Rabu (27/11).
Zainut berkata suatu hal yang mubah bisa memiliki dampak baik ataupun buruk tergantung dari cara orang memperlakukannya.


Reuni Akbar 212, kata Zainut, bisa menjadi baik dan memiliki nilai ibadah jika kegiatan tersebut diisi dengan kebaikan, seperti menganjurkan persatuan, persaudaraan, cinta tanah air, dan anjuran taat hukum.

Sebaliknya, Reuni Akbar 212 bisa menimbulkan dosa jika diisi hal-hal yang tidak baik. Zainut mencontohkan perbuatan tak baik seperti provokasi, memfitnah, menebarkan ketakutan, kebencian, dan mengadu domba.

"Saya yakin reuni 212 akan diisi dengan kegiatan dan aktivitas kebaikan," ucap dia.

Zainut mengingatkan bangsa Indonesia sedang butuh gerakan yang menciptakan suasana aman, sejuk, damai, dan kondusif untuk melakukan konsolidasi. Sebab Indonesia telah mengalami keretakan akinat perbedaan politik selama setahun belakangan.

Dia mengimbau Reuni Akbar 212 dapat berperan mencairkan hubungan antarwarga masyarakat masih diliputi suasana kaku, tegang, dan penuh dengan kecurigaan.

"Para tokoh agama dan tokoh masyarakat hendaknya ikut terlibat aktif merajut kembali persaudaraan kebangsaan dan membantu menciptakan situasi yang kondusif, agar kehidupan masyarakat kembali normal, cair, dan tidak ada ketegangan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban," tuturnya.
[Gambas:Video CNN]
PA 212 mengumumkan akan kembali menggelar Reuni Akbar 212 di Monumen Nasional, Jakarta, Senin (2/12). Gelaran itu akan dibarengi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak mengatakan doa bersama untuk Rizieq bakal jadi salah satu agenda utama dalam gelaran tersebut.
(dhf/ugo)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER