Syarat dan Ketentuan Pendaftaran SNMPTN 2020

fey, CNN Indonesia | Selasa, 03/12/2019 14:06 WIB
Syarat dan Ketentuan Pendaftaran SNMPTN 2020 Pendaftar jalur SNMPTN harus terlebih dulu melakukan registrasi di laman LTMPGT sebelum bisa mendaftar di laman web.snmptn.ac.id. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tahap awal registrasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2020 sudah dibuka melalui laman portal.ltmpt.ac.id. Pendaftaran SNMPTN 2020 dibuka 2 Desember 2019 sampai 7 Januari 2020.

Ada tiga jalur yang dapat ditempuh untuk mendaftarkan diri menjadi mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), yakni melalui SNMPTN, Seleksi Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan seleksi mandiri.

Untuk peserta yang ingin ikut SNMPTN dan SBMPTN harus mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui laman Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPGT).

Hal ini mengacu pada ketentuan Single Sign On (SSO), di mana peserta SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) harus registrasi di laman tersebut.


Setelah itu baru peserta bisa mendaftarkan diri melalui laman web.snmptn.ac.id tanggal 11 sampai 25 Februari 2020. Hasilnya diumumkan pada 4 April 2020.

Proses seleksi ini dipertimbangkan melalui nilai rapor siswa SMA/SMK dari semester satu sampai semester lima untuk masa belajar tiga tahun, dan semester satu sampai tujuh untuk masa belajar empat tahun.


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Pendidikan Tinggi menyatakan tidak ada perubahan signifikan dari SNMPTN tahun 2017 hingga sekarang. Pihaknya juga tidak menargetkan jumlah peserta yang lolos pada SNMPTN maupun SBMPTN di tahun ini.

"Target jumlah tidak ada. Target selalu meyakinkan yang memang memenuhi syarat prestasi dan memiliki motivasi kuat belajar di prodi pilihannya masuk," tutur Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbuddikti Ismunandar kepada CNNIndonesia.com.

Seperti diketahui jumlah murid yang lolos SNMPTN di tahun 2019 lebih rendah ketimbang SNMPTN 2018. Jumlah murid yang lolos SNMPTN 2019 ada 93.321 orang, sedangkan di tahun 2018 ada 110.946 orang.

Salah satunya faktornya karena ada peserta yang lebih memilih hasil SBMPTN 2019 walaupun lolos SNMPTN 2019. Menanggulangi hal ini Ismunandar mengatakan murid tidak boleh mendaftar SBMPTN jika sudah lulus SNMPTN.
[Gambas:Video CNN]
Untuk menjadi peserta, nilai siswa harus memadai dalam kuota yang ditentukan melalui Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang diisi oleh pihak sekolah tanggal 13 Januari sampai 6 Februari 2020.

Rincian kuotanya untuk sekolah dengan nilai akreditasi A sebanyak 40 persen, akreditasi B sebanyak 5 persen dan akreditasi C sebanyak 5 persen.

Jumlah pilihan PTN dan program studi yang diperbolehkan adalah paling banyak dua program studi dalam satu atau dua PTN. Prioritas pilihan PTN dan program studi ditentukan dari urutan pilihan.

Mengenai daya tampung dan daftar program studi dari setiap PTN dapat diakses melalui snmptn.ac.id selama periode pendaftaran.

Berikut lebih rinci keterangan waktu pelaksanaan SNMPTN:

1. Pendaftaran LTMPT: 2 Desember 2019-7 Januari 2020.
2. Pengisian PDDS oleh sekolah: 13 Januari-6 Februari 2020
3. Pendaftaran SNMPTN: 11-25 Februari 2020.
4. Pengumuman SNMPTN: 4 April 2020.

(gil)