Jokowi: Saya Beri Sepeda Jika Ada Kader Golkar yang Diarahkan

CNN Indonesia | Selasa, 03/12/2019 20:30 WIB
Jokowi: Saya Beri Sepeda Jika Ada Kader Golkar yang Diarahkan Presiden RI Joko Widodo. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) membantah dirinya memberikan arahan terkait bursa pemilihan Ketua Umum Golkar.

"Kemarin ada yang menyampaikan istana intervensi, tidak ada. Saya berikan jaminan tidak ada," ujar Jokowi dalam sambutan membuka Musyawarah Nasional (Munas) X Golkar yagn berlangsung di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/12) malam.

"Kalau ada yang sampaikan Pak Mensesneg, saya jamin tidak ada. Katanya, kumpulkan DPD-DPD, mana yang dikumpulkan," sambungnya.


Bahkan, untuk memastikan hal tersebut, Jokowi menantang para pimpinan daerah Golkar yang disebutkan ikut dalam arahan tersebut untuk maju ke depan panggung.

"Misalkan ada DPD yang dikumpulkan, silakan maju, saya beri sepeda," kata Jokowi disambut riuh hadirin pembukaan Munas X Golkar.
Jokowi mengatakan saat dirinya mendengar kabar bahwa istana memberikan arahan terkait Munas Golkar, dirinya langsung meminta penjelasan Mensesneg Pratikno.

"Begitu ada suara itu langsung saya tanyakan ke mensesneg, [dijawab] tidak. Artinya betul-betul tidak," ujar Jokowi.

[Gambas:Video CNN]

Selain Jokowi, juga tampak hadir sejumlah Ketua Umum Partai Politik. Beberapa di antaranya adalah Megawati Soekarnoputri (PDIP), Prabowo Subianto (Gerindra), dan Osman Sapta Odang (Hanura).

Dalam Munas Golkar ini juga rencananya bakal ditentukan siapa nakhoda parpol berlambang pohon beringin tersebut untuk periode 2019-2024.

Airlangga Hartarto diketahui ikut mencalonkan diri sebagai petahana dalam bursa caketum Golkar. Sebelumnya, termasuk Airlangga ada sembilan orang yang mendaftar ke Komite Pemilihan Ketum Golkar periode 2019-2024. Salah satu rival terkuat Airlangga, Bambang Soesatyo diketahui telah mengumumkan keputusan mundur dari bursa caketum Golkar.

Airlangga Hartarto mengucapkan terima kasih kepada Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang telah membuka Musyawarah Nasional (Munas) X Partai Golkar dengan adem dan tenang.

Pernyataan Airlangga ini merujuk pada langkah Bamsoet yang telah mengundurkan diri sebagai bakal calon ketua umum Partai Golkar periode 2019-2024.

"Terima kasih Mas Bambang Soesatyo (sudah) membuka Musyawarah Nasional ini adem dan tenang," kata Airlangga saat berpidato di acara pembukaan Munas X Partai Golkar di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta Pusat pada Selasa (3/12).

Ia pun menyampaikan apresiasinya terhadap Bamsoet karena telah mengundurkan diri sebagai bakal caketum Golkar. Menurutnya, Bamsoet telah menyatakan dengan tegas untuk tetap setia pada komitmen bersama demi sebuah kepentingan yang lebih besar.

"Saya mengapresiasi keputusan tersebut, contoh konkret kedewasaan Partai Golkar. Itu pula yang menjadi cerminan demokrasi serta kita bersama-sama akan mengembangkan Partai Golkar," kata Airlangga.

Dia juga mengungkapkan bahwa Partai Golkar sudah berjanji tidak akan terpecah lagi di hari mendatang. Airlangga berkata bahwa Munas X ini harus dijadikan momentum untuk mempersatukan dan membesarkan Gilkar

"Apapun yang terjadi, Partai Golkar tidak boleh terpecah lagi. Kita ingin menjadikan Munas sebuah momentum besar untuk mempersatukan, membesarkan partai, bukan sebaliknya," katanya. (fra/kid)