Bamsoet Disebut Sempat Temui Utusan Presiden Sebelum Mundur

CNN Indonesia | Selasa, 03/12/2019 19:37 WIB
Bamsoet Disebut Sempat Temui Utusan Presiden Sebelum Mundur Politikus Golkar yang juga Ketua MPR, Bambang Soesatyo (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Loyalis Bambang Soesatyo (Bamsoet), Ahmadi Noor Supit mengatakan Bamsoet sempat menemui utusan dari Presiden sebelum menemui tokoh-tokoh senior Golkar di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Selasa (3/12). Pertemuan itu, kata Supit, dilakukan sebelum Bamsoet kemudian memutuskan mundur dari pencalonan jadi Ketua Umum Golkar hari ini.

Supit menerangkan bahwa jagoannya itu semakin yakin untuk mundur dari pencalonan Ketum partai untuk dipilih dalam arena Musyawarah Nasional (Munas) setelah menemui utusan tersebut.

"Saya dampingi Pak BS (Bambang Soesatyo) untuk ketemu Pak Airlangga yang didampingi oleh Agus Gumiwang, saya sama Nusron Wahid tadi dan ada utusan Presiden di sana," kata Supit saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/12).


"Pokoknya utusan khusus lah," sambungnya saat diminta penjelasan mengenai utusan presiden tersebut secara lugas.

Ia hanya menjelaskan, pertemuan itu dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB pagi di sebuah rumah makan di daerah Blok M, Jakarta Selatan.

Supit mengatakan, kesepakatan agar Bamsoet mundur tercipta dalam pertemuan di restoran tersebut.

Setelah itu, sambung Supit, Bamsoet mengikuti pertemuan lanjutan dengan sejumlah tokoh senior Golkar di kantor Luhut yakni Kemenko Kemaritiman. Supit mengatakan pertemuan itu hanyalah finalisasi untuk memantapkan keputusan mundur Bamsoet.

Ia pun menegaskan, mundurnya Bamsoet itu sebagai bentuk rekonsilitasi partai untuk menghindarkan perpecahan dalam internal partai berlogo pohon beringin itu.

Selain itu, usaha ini dilakukan untuk memastikan Golkar dapat memuncaki pemilu seperti beberapa tahun yang lalu.

"Oleh karena itu bagaimana nanti realisasinya tentu akan kami lihat," jelas dia.

Sebelum Mundur, Utusan Presiden Disebut Temui BamsoetAhmad Noor Supit adalah Tim Sukses Bamsoet untuk maju menjadi calon ketua umum Golkar. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Bamsoet Konsultasi dengan Tokoh di Luar Golkar

Sementara itu, Bamsoet mengaku telah berkonsultasi dengan sejumlah politisi senior partainya sebelum memutuskan untuk mengundurkan diri dari Calon Ketua Umum.

Ia menerangkan senior-senior Partai 'beringin' itu adalah Wakil Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tandjung, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, hingga Aburizal Bakrie.

Bamsoet  juga meminta nasihat dari tokoh di luar Golkar seperti Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno dan Ketua Umum Forum Komunikasi Putra-Putri ABRI (FKPPI) Ponco Sutowo.

"Pagi saya laporkan situasi ke Pak Ponco. Tadi malam sampai jam 12 saya di tempatnya Pak Yapto. Sebelumnya, di tempatnya Mas Boby (Plt Ketua SOKSI) dan juga Pak Akbar tadi pagi saya minta nasihat," kata Bamsoet dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Sementara itu, kata Bamsoet, setidaknya terdapat empat alasan lain yang menguatkan pilihannya untuk mundur dari bursa caketum Partai Golkar. Salah satunya, Ia mengakui keadaan situasi partai yang semakin memanas menjelang Munas Golkar yang digelar malam ini.

Ia juga menyinggung mengenai situasi perekonomian nasional yang kini sedang dalam masa sulit. Menurutnya, diperlukan situasi politik yang kondusif untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

"Ketiga, yang sudah saya sampaikan tadi nasihat para senior. Keempat, semangat rekonsiliasi di antara dua tim, saya dan Airlangga [Hartarto, Caketum petahana Golkar] yang sepakat untuk membangun," jelas dia.

[Gambas:Video CNN]
Bamsoet mengatakan itu adalah sebuah solidaritas dari partai untuk memberi dukungan kepada menteri dari Golkar yang diberi tugas untuk membenahi ekonomi nasional diperlukan dari internal partai.

Seperti diketahui, pernyataan mundur disampaikan Bamsoet usai bertemu dengan Ketua Umum Golkar yang juga calon petahana Airlangga Hartarto, Luhut Binsar Pandjaitan, dan Aburizal Bakrie di kantor Kemenko Kemaritiman.

Bamsoet sebelumnya telah mendaftarkan diri sebagai calon ketum Golkar bersama delapan orang lainnya. Pertarungan perebutan kursi Golkar-1 rencananya akan dilakukan dalam Munas Golkar yang digelar malam ini. Munas Golkar itu sendiri rencananya bakal dibuka Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).



(mjo/kid)