Yasonna Soal Rizieq: WNI yang Ingin Pulang Pasti Kami Terima

CNN Indonesia | Kamis, 05/12/2019 18:23 WIB
Yasonna Soal Rizieq: WNI yang Ingin Pulang Pasti Kami Terima Menkumham Yasonna Laoly mengaku tak mengenakan cekal kepada Rizieq Shihab. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly membantah telah menerapkan cegah ataupun tangkal (cekal) kepada pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang tengah berada di Arab Saudi. Pemerintah, kata dia, pasti menerima WNI yang hendak kembali ke tanah air.

"Tidak ada. Tidak pernah kita mencekal orang. Secara hukum warga negara Indonesia yang ingin kembali ke negaranya pasti kita terima," kata Yasonna di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/11).

Ia menyebut pencegahan Rizieq keluar dari Arab Saudi dilakukan oleh pihak pemerintah setempat.


"Nah, mungkin beliau dicekal dari negara Arab Saudi, dan itu diluar kewenangan kita. Kita enggak ada campur tangan soal itu lah," kata dia.

Jikapun pemerintah mengenakan cegah atau tangkal kepada Rizieq, Yasonna menyebut mantan tersangka kasus percakapan mesum itu harusnya tak bisa keluar negeri sejak awal.

[Gambas:Video CNN]
"Kalo dicekal itu sifatnya begini; dicekal tak boleh keluar dari Indonesia atas permintaan aparat penegak hukum dan lembaga tertentu," ucap dia.

Sebelumnya, Rizieq mengaku dicekal keluar Arab Saudi atas permintaan pemerintah Indonesia saat gelaran Reuni Alumni 212 lalu. Ia mengklaim pemerintah Indonesia khawatir dirinya mengganggu keamanan jika kembali ke Indonesia.

Menko Polhukam Mahfud MD juga mengatakan pemerintah tak mengenakan cekal terhadap Rizieq.

Diketahui, Rizieq meninggalkan Indonesia ke Arab Saudi pada April 2017 ketika dirundung sejumlah persoalan hukum.

(rzr/arh)