Menag Soroti Indeks Kerukunan Umat DKI di Bawah Rata-rata

CNN Indonesia | Rabu, 11/12/2019 12:20 WIB
Indeks kerukunan umat beragama yang diluncurkan Kemenag mencatat DKI Jakarta bersama 17 provinsi ainnya memiliki skor di bawah rata-rata. Menteri Agama Fachrul Razi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Provinsi DKI Jakarta bersama 17 provinsi lainnya memiliki skor Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) di bawah rata-rata. Hal itu tercatat dalam Indeks KUB Tahun 2019 yang diluncurkan Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Kementerian Agama (Kemenag).

Kemenag mencatat skor Indeks KUB DKI Jakarta hanya 71,3, di bawah rata-rata nasional 73,83. Jakarta pun berada di urutan ke-27 dalam pemeringkatan Indeks KUB.

Skor Indeks KUB DKI Jakarta yang di bawah rata-rata menyita perhatian Menag Fachrul Razi. Menurutnya, pemerintah perlu mengkaji penyebab rendahnya skor kerukunan di Jakarta.

"Jadi perhatian kita bersamalah. Saya punya konsep begini, kita mencoba menemukan apa sih yang sebenarnya kita jabarkan itu, kita breakdown-kan elemen-elemennya apa saja. Kita temukan DKI tuh yang rendahnya di bidang apa, nanti kita coba fokus ke sana," kata Fachrul saat ditemui seusai acara di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (11/12).


Secara nasional, Kemenag mencatat Indeks KUB tahun ini berada di angka 73,83 dalam rentang skor 0-100. Skor ini naik dari tahun sebelumnya yang sebesar 70,90. Angka itu terdiri dari tiga indikator, yaitu indikator toleransi dengan skor 72,37, kesetaraan 73,72, dan kerja sama 75,40.

Selain DKI, Kemenag menyebut ada 17 provinsi lainnya yang memiliki skor Indeks KUB di bawah rata-rata. Mereka adalah Jawa Timur 73,7, Kalimantan Timur 73,6, Gorontalo 73,2, Kepulauan Bangka Belitung 73,1, dan Lampung 73,1.

Kemudian ada Kepulauan Riau 72,8, Maluku Utara 72,7, Kalimantan Selatan 72,5, Sumatera Selatan dengan 72,4, Bengkulu 71,8, Jambi 70,7, NTB 70,4, Riau 69,3, Banten 68,9, Jawa Barat 68,5, Sumatera Barat 64,4, dan Aceh 60,2.

Sementara itu, ada 16 provinsi lainnya yang mendapat skor di atas rata-rata. Papua Barat menempati posisi teratas dengan skir 82,1, diikuti NTT 81,1, Bali 80,1, Sulawesi Utara: 79,9, dan Maluku: 79,4.

Selain itu ada Papua 79,0, Kalimantan Utara 78,0, Kalimantan Tengah 77,8, Kalimantan Barat 76,7, Sumatera Utara 76,3, Sulawesi Selatan 75,7, Sulawesi Tengah 75,0, Jawa Tengah 74,6, DI Yogyakarta 74,2, Sulawesi Barat 74,1, dan Sulawesi Tenggara 73,9.
[Gambas:Video CNN]

Fachrul mengatakan indeks tahun ini menunjukkan perbaikan dalam kehidupan umat beragama. Namun masih ada ruang untuk perbaikam karena skor tahun ini masih kalah dengan tahun 2015 sebesar 75,36.

"Tadi saya singgung masalah ujaran kebencian acap kali jadi masalah besar karena bisa yang lain ikut-ikutan. Itu yang kita coba dengan imbaulah kalau yang sudah berlebihan kita bawa ke jalur hukum," ucap Fachrul saat ditanya masalah kerukunan umat beragama saat ini.

Indeks KUB adalah hasil survei Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Kemenag dalam dua periode, yaitu 16-19 Mei dan 18-24 Juni tahun 2019. Survei dilakukan terhadap 13.600 responden di 136 kabupaten/kota di 34 provinsi. Sampel diambil secara acak berjenjang dengan batas kesalahan kurang lebih 4,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (dhf/gil)