Anies soal Anggota TGUPP Mundur: Tugasnya Sudah Selesai

CNN Indonesia | Rabu, 11/12/2019 20:25 WIB
Anies soal Anggota TGUPP Mundur: Tugasnya Sudah Selesai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Pamer Penghargaan Anti Korupsi dari PAN RB (CNN Indonesia/ LB Ciputri Hutabarat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan mundurnya Marco Kusumawijaya dari jabatan di Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI karena pekerjaan yang telah selesai.

Marco yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua TGUPP Jakarta Bidang Pengelolaan Pesisir disebut Anies telah menyelesaikan sejumlah rancangan untuk kawasan pesisir.

"Jadi memang ada khusus pada tim pesisir itu mereka sudah menuntaskan pekerjaannya, yaitu menyusun rencana untuk pengembangan kawasan pesisir," kata Anies di DPRD DKI Jakarta, Rabu (11/12).


Anies menjelaskan bahwa tugas tersebut sudah selesai sejak bulan Oktober. Lalu pada November sedianya Marco melakukan presentasi kajiannya namun terhalang karena pembahasan anggaran.
"Jadi memang tugas dari Tim Pesisir sudah tuntas. Sama seperti dulu. Ingat tim sinkronisasi peraturan? Waktu itu sudah selesai tugasnya. Jadi sama. Ini juga begitu, tugas selesai," beber dia.

Bahan yang diurus oleh Marco nantinya akan dibawa ke dalam penyusunan revisi Rencana Detail Tata Ruang dan dan Zona Kawasan Pesisir. Untuk tahun ini peraturan tersebut sudah diajukan kepasa dewan untuk dibahas di tahun 2020.

"Jadi memang produknya itu. Produknya sudah jadi, maka (tugasnya) selesai," kata Anies.
[Gambas:Video CNN]

Tak hanya Marco, Anies juga menyebut ada sejumlah anggota TGUPP lain yang tugasnya sudah selesai seperti Sudirman Saad, Khalid, hingga Irfan Pulungan.

Tugas mereka di beberapa sektor seperti sampah, polusi hingga soal lingkungan disebut Anies sudah selesai. Kendati banyak anggota TGUPP yang sudah menyelesaikan tugas, Anies masih enggan buka-bukaan terkait jumlah TGUPP sekarang dan yang akan datang.

Diketahui baru-baru ini Badan Anggaran DKI memotong jumlah TGUPP yang semula diusulkan 67 orang menjadi 50 orang.

"Nanti kita lihat saja," kata dia. (ctr/ain)


BACA JUGA