Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono mengaku tak habis pikir dengan kinerja TGUPP. Menurutnya, polemik TGUPP bukan barang baru karena sudah dua tahun berjalan. Sehingga harusnya ada itikad baik dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atau TGUPP untuk melakukan transparansi kinerja.
"Ini bukan persoalan baru loh, persoalan lama dan muncul kembali. Artinya memang tidak ada itikad baik dari pemerintah untuk mengkoreksi, evaluasi atau membenahi TGUPP ini terkhusua soal transparansi," kata Gembong kepada CNNIndonesia.com, Rabu (11/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang dibahas kan soal gaji dan tupoksi nya, kalau itu bisa kita baca di Pergub juga sudah ada jadi apa yang dijawab," ujar Gembong.
Diakui Gembong bahwa mau tidak mau suara PDI P tenggelam saat Banggar mengetok palu anggaran untuk TGUPP. Adapun jumlah anggaran yang diajukan ialah sebesar Rp19,8 miliar untuk tahun 2020 dan mendapat pemotongan sesuai dengan jumlah yang disepakati.
Ke depan, Gembong mengingatkan agar soal TGUPP harus memiliki keterbukaan kinerja dalam membantu Anies. Ia menegaskan meski para TGUPP ditunjuk gubernur, namun gaji mereka dianggarkan lewat APBD yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat.
"Dan saya tambahkan tinggal bagaimana peran TGUPP tidak melapaui peran yang diberikan. Yang bertanggungjawab terhadap RPJMD ialah organisasi perangkat daerah, bukan TGUPP," tutup dia.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya Anies mempertanyakan sikap partai oposisi yang terus mengkritik TGUPP. Menurut Anies kritik yang muncul kepada TGUPP ialah bukti cemerlangnya kinerja TGUPP di mata dewan.
"Kenapa pihak oposisi sangat keras pada TGUPP, karena TGUPP efektif bekerja membuat program-program gubernur berhasil," kata Anies di Terowongan Kendal Jakarta, Selasa (10/12).
Anies menilai partai oposisi seperti PDIP selalu mengarahkan kritiknya kepada TGUPP. Padahal, TGUPP, kata Anies, ialah orang yang paling banyak memainkan peran penting dalam pembangunan Jakarta.
"Oposisi selalu mengarahkan untuk lihat sendiri kan, kritik-kritiknya, kemudian pantauannya, itu hal-hal yang membuat kinerja Pemprov berhasil, di situlah yang paling banyak dikritik. Dan TGUPP justru memainkan peran yang sangat instrumental," ungkap Anies.
Di temui kemudian di Balai Kota DKI pada hari yang sama, Anies enggan menanggapi maupun mendebati jumlah anggota TGUPP DKI yang disunat DPRD.