Rumah DP Rp0 Cilangkap, Anies Ingin Permudah Warga Pengontrak

CNN Indonesia | Kamis, 12/12/2019 11:10 WIB
Rumah DP Rp0 Cilangkap, Anies Ingin Permudah Warga Pengontrak Gubernur DKI Anies Baswedan melakukan peletakan batu pertama Rumah DP Rp0 di Cilangkap, hari ini. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku ingin mempermudah warga yang masih mengontrak untuk memiliki rumah sendiri lewat program rumah DP 0 Rupiah.

Hal itu dikatakannya dalam acara peletakan batu pertama pembangunan rumah DP 0 Rupiah tahap II di Cilangkap, Jakarta Timur. Proyek ini melanjutkan dari pembangunan DP 0 Rupiah Tahap I yang sebelumnya dibangun di Kelapa Village, Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, Anies menyatakan masyarakat yang dalam kondisi mengontrak kerap kesusahan memiliki rumah. Padahal, kata Anies, uang kontrakannya sebanding dengan uang cicilan rumah.


"Nilai rupiah yang mereka keluarkan untuk mengontrak rumah, seringkali equivalent (setara) dengan nilai cicilan yang mereka harus bayarkan. Tetapi masalahnya ada kewajiban untuk menyiapkan uang muka," kata Anies di Nuansa Cilangkap, Jakarta, Kamis (12/12).

Karena itu, DKI, ungkap Anies mulai membangun rumah yang memudahkan masyarakat untuk mencicil uang muka. Hunian yang dibangun tersebut juga dibuat nyaman dengan memperhatikan lingkungan yang baik.

Pembangunan proyek rumah DP 0 rupiah di Jakarta, Sabtu (27/7).Pembangunan proyek rumah DP 0 rupiah di Jakarta, Sabtu (27/7). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
"Lingkungannya mutlak bisa menumbuhkan generasi yang sehat, yang kemudian juga mencerdaskan. Adanya fasilitas bermain, fasilitas belajar, fasilitas berinteraksi," jelas Anies.

Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yorry C Pinotoan menjelaskan bahwa Hunian DP 0 Rupiah Tahap II diberi nama Nuansa Cilangkap. Kompleks ini berdiri di atas 2,9 hektare tanah dan rencananya akan dibangun 4 tower.

"Satu tower DP 0 Rupiah minimal 850 unit dan masih bisa berubah jumlahnya. Sisanya tower komersil," jelas dia.

Dari segi tipe yang disiapkan ada dua, yakni tipe studio dan tipe dua kamar tidur. Untuk ukuran studio luasnya akan berkisar 23 meter persegi yang mana lebih luas dari ukuran studio di Hunian Klapa Village.

Di akhir sambutan, Anies juga memastikan bahwa pembangunan akan berjalan selama 18 bulan. Pemerintah juga sudah menyiapkan fasilitas transportasi agar memudahkan masyarakat yang akan tinggal.

"Kita sudah siapkan jalur TransJakarta dan Jak Lingko yang akan mudah mengakses kendaraan umum," tutup dia.

[Gambas:Video CNN]
Kepala UPT Fasilitasi Rumah DP 0 Rupiah Dzikran Kurniawan mengatakan bahwa hunian ini belum ditentukan harganya. Hanya saja masyarakat sudah bisa mendaftar sejak sekarang ke UPT untuk mendapatkan nomor tunggu pembelian hunian.

"Angkanya masuh dihitung, tapi yang mau daftar kita bisa tampung dulu sambil proses pembangunan," ungkap dia.


(CTR/arh)