"Ular ditemukan di atas laci warung oleh Bapak Umar, pemilik warung," kata Komandan Pleton Sudin PKP Sektor Pasar Minggu Grup C, Ruwanto, Kamis (19/12) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruwanto mengatakan timnya kemudian mengevakuasi ular sepanjang satu meter berwarna gelap dari tumpukan galon yang ada di dalam warung.
"Saat kejadian ular sempat menyemburkan bisa dua kali mengenai kening Pak Umar," kata Ruwanto.
Setelah berhasil dievakuasi, petugas menggunakan lakban transparan untuk membekap mulut ular kobra agar tidak menyerang dan mengeluarkan bisa saat dievakuasi.
Kejadian penemuan ular kobra itu merupakan yang ketiga kalinya di Kecamatan Pasar Minggu. Kejadian pertama, Sabtu (14/12), di wilayah kelurahan Cilandak Timur, ditemukan sebanyak lima ekor anak kobra di antara tumpukan kardus, salah satunya mati terinjak.
Totalnya, sudah ada delapan anak ular kobra dan satu ekor induk kobra yang dievakuasi dari pemukiman warga di Pasar Minggu.
Saat ini ular-ular tersebut diamankan di Markas Sudin PKP Sektor Pasar Minggu, petugas berharap ada komunitas atau Balai Konservasi Sumber Daya Alama (BKSDA) yang datang untuk mengambil ular tersebut.
(antara/arh)