Polisi Sita Hewan Langka dari Rumah Pemilik Lamborghini

CNN Indonesia | Kamis, 26/12/2019 12:31 WIB
Polres Jaksel menyita sejumlah hewan langka yang sudah dibekukan dari rumah AM, tersangka penodongan pelajar SMA menggunakan senjata api. Polisi menyita hewan langka yang dibekukan dari pengemudi Lamborghini yang melakukan penodongan. (CNN Indonesia/Michael Josua Stefanus)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polres Metro Jakarta Selatan kembali melakukan penggeledahan terhadap rumah tersangka penodongan pelajar SMA menggunakan senjata api, AM di wilayah Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (26/12). Kali ini, kepolisian menyita empat hewan langka yang sudah dibekukan.

"Saat ini kami sudah mengamankan ada empat jenis hewan langka yang sudah dikeraskan yaitu Harimau Sumatera, kemudian Burung cCnderawasih, dan kemudian Rusa Bawean sebanyak 2 ekor," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Bastoni kepada wartawan usai penggeledahan.

Baostoni menyebut hewan langka yang sudah dibekukan (offset) tersebut dibeli pelaku sebagai koleksi. Kendati demikian, polisi masih akan melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan pasal yang dijeratkan dan barang-barang hasil penggeledahan tersebut benar terkait dengan pelaku. 


"Masih dalam pendalaman, sejak kapan yang bersangkutan atau pelaku memilikinya," tambah Bostoni.

[Gambas:Video CNN]
Dengan temuan tersebut, kepolisian tak menutup kemungkinan menjerat tersangka dengan sejumlah pasal tambahan yang terkait dengan perlindungan terhadap hewan langka.

Selain itu, Bostoni juga memastikan bahwa tersangka AM merupakan anggota dari Perbakin (Persatuan Penembak Indonesia) DKI Jakarta. AM diketahui mendapatkan sejumlah senjata secara legal.

"Kami akan bekerjasama dengan Baintelkam Mabes [Polri] untuk mengecek [senjata] lainnya, juga dengan Perbakin juga kami kan bekerjasama," jelas dia.

Sebelumnya, AM, pengemudi mobil Lamborghini dengan nomor polisi B 27 AYR berwarna jingga, ditetapkan sebagai tersangka penodongan pelajar SMA menggunakan senjata api di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Polisi juga menyita supercar tersebut karena tak taat membayar pajak serta menemukan sejumlah peluru di kediamannya.

(mjo/arh)