Bebas Pekan Depan, Dhani Enggan Singgung soal Jokowi

CNN Indonesia | Jumat, 27/12/2019 19:59 WIB
Bebas Pekan Depan, Dhani Enggan Singgung soal Jokowi Musisi Ahmad Dhani. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ahmad Dhani Prasetyo bakal bebas dari balik jeruji pada Senin (30/12), setelah mendekam di Rutan Cipinang, Jakarta Timur selama setahun. Lieus Sungkharisma selaku juru bicara keluarga Ahmad Dhani menyebut, pentolan Dewa 19 itu berpesan dua hal kepada masyarakat yang ingin menjemput dan mengantarnya.

"Pesannya yang pertama, jangan singgung-singgung (soal) Jokowi, itu udah masa lalu. Yang kedua, jangan juga dorong-dorong Ahmad Dhani jadi DKI 2. Banyak ini yang sekarang bilang, 'udah maju aja jabatan kosong Sandiaga Uno diisi'," kata Lieus usai menjenguk Ahmad Dhani, Jumat (27/12) di Rutan Cipinang.

Ia mengatakan antusias masyarakat yang ingin menjemput Ahmad Dhani tinggi. Dia memperkirakan akan ada konvoi untuk mengantar Ahmad Dhani dari Rutan Cipinang ke ke rumahnya.


"Kita sudah bikin surat pemberitahuan ke polisi," ucap dia.

Setelah bebas dari penjara, Lieus menuturkan Ahmad Dhani akan kembali bermusik dan tetap di politik.

"Musik udah darahnya dia. Politik masih, lah, kaosnya aja tahanan politik. Ibaratnya dia naik pangkat. Pernah ditahan, enggak semua pendukung Prabowo masuk sel kan," ujar Lieus.

[Gambas:Video CNN]
Ahmad Dhani divonis 1,5 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 28 Januari 2019 lalu, terkait kasus ujaran kebencian lewat cuitan di akun Twitter @AHMADDHANIPRAST.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni dua tahun penjara. Dhani mengajukan banding dan berhasil mengurangi hukumannya menjadi 1 tahun penjara. Kemudian Dhani mengajukan kasasi, namun MA menolaknya.

Dalam putusannya MA memperkuat putusan di tingkat banding dengan tetap menghukum satu tahun penjara bagi Dhani. (yoa/wis)