Politikus PDIP Sebut Idham dan Firli Ibarat Dua Sayap Burung

CNN Indonesia | Minggu, 29/12/2019 03:06 WIB
Politikus PDIP Sebut Idham dan Firli Ibarat Dua Sayap Burung Politisi PDIP Arteria Dahlan menilai Idham dan Firli ibarat dua sayap burung dalam upaya penegakan hukum. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho).
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan mengaitkan posisi Jenderal Idham Azis yang kini menjabat Kapolri dengan Firli Bahuri yang duduk di kursi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di sela sambutannya di Auditorium PTIK, Sabtu (28/12).

Sebelumnya, politikus PDIP ini diminta menyampaikan respons di tengah acara pemaparan catatan akhir tahun Mabes Polri.

Di tengah sambutannya itu, Arteria menyinggung soal keyakinan bahwa di bawah komando Idham dan Firli, koordinasi antar-kedua lembaga penegak hukum tersebut kelak bakal membaik.


"Sekarang lebih enak, ada Bang Idham di kepolisian, kemudian juga ada Bang Firli di KPK. Mudah-mudahan ini seperti dua sayap burung, yang akan membawa penegakan hukum khususnya pemberantasan korupsi ke depan akan lebih baik lagi," kata Arteria Dahlan di hadapan Kapolri Jenderal Idham Azis dan peserta lain di Auditorium PTIK, Jakarta, Sabtu (28/12).

Ia juga memuji Idham lantaran dianggap menjadi sosok pimpinan Polri yang menghargai para pendahulu serta cakap mengelola kelembagaan.

"Mudah-mudahan kalau Kapolrinya seperti ini, ya sinergitas kelembagaannya bisa sangat baik. Kami juga melihat selama ini bagaimana kerja-kerja kepolisian," kata dia lagi.

Selain Arteria Dahlan, tampak hadir pula anggota lain Komisi III DPR yakni Nasir Djamil, Rano Alfath dan, Habiburokhman. Nasir sempat pula memberikan sambutan. Sebagian besar pidato politikus PKS itu berisi pantun pujian untuk institusi kepolisian.

"Idham Azis menangkap Azhari, Tito Karnavian menangkap Nurdin M Top. Jika sekarang ditanya tentang polisi, jawabannya top markotop," demikian salah satu pantun Nasir Djamil yang dibacakan di Auditorium PTIK, Sabtu (28/12).

Di tengah sambutannya, Nasir juga sempat berterima kasih karena komisinya telah diundang dalam pemaparan tersebut selaku mitra kerja. Menurut Nasir, ini adalah kali pertama Komisi III DPR diundang resmi dalam pemaparan catatan akhir tahun Kepolisian Indonesia.

[Gambas:Video CNN]

(ika/sfr)