Ganjar Tawarkan Bantuan ke DKI soal Banjir: Belum Ditanggapi

CNN Indonesia | Jumat, 03/01/2020 05:46 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku sudah mengontak Pemprov DKI menawarkan bantuan penanganan banjir yang melanda Jakarta, namun belum ada tanggapan. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut pihaknya telah menawarkan bantuan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta sejak 1 Januari kemarin.

"Iya (menawarkan bantuan)," kata Ganjar kepada CNNIndonesia.com saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (2/1) malam.

Meski begitu Ganjar tak merinci bantuan apa saja yang ditawarkan pihaknya untuk membantu warga Jakarta yang saat ini tengah mengalami musibah. Dia juga tidak merinci soal berapa personel yang bakal disiapkan oleh Pemprov Jawa Tengah untuk membantu penanggulangan banjir 'tahun baru' di Ibukota negara ini.


Rincian itu belum bisa disampaikan karena belum adanya tanggapan dari pihak Pemprov DKI atas tawaran bantuan yang diberikan oleh pihaknya itu.

"Kan belum (ada tanggapan)," kata Ganjar.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sendiri sudah mengunjungi sejumlah wilayah yang dilanda banjir, salah satunya Kalideres, Jakarta Barat. Dia belum mau memikirkan pencegahan banjir ke depannya karena ingin fokus pada evakuasi warga.

"Jadi kami saat ini konsentrasi pada evakuasi penyelamatan warga. Dan ini yang kami pastikan berjalan dengan baik," kata Anies.

Adapun posko banjir Jakarta telah mencatat jumlah pengungsi banjir di seluruh wilayah DKI Jakarta mencapai angka 31.232 orang hingga Rabu, (1/1) malam.

Pengungsi itu tersebar di Jakarta Pusat sebanyak 310 orang untuk dua lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak yakni Bendungan Hilir, Petamburan dan Karet Tengsin.

Jakarta Utara sebanyak 1.515 orang untuk 23 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak antara lain Rorotan, Semper Barat, Semper Timur, Sukapura, Kelapa Gading Timur dan Pegangsaan Dua.

Jakarta Barat sebanyak 10.686 orang tersebar di 97 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak diantaranya Jelambar, Tomang, Wijaya Kusuma, Srengseng, Semanan, Kalideres, Tegal Alur, Pegadungan, Kota Bambu Selatan, Kedoya Utara dan Sukabumi Selatan.

Jakarta Timur sebanyak 13.516 orang tersebar di 99 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak Kebon Manggis, Kampung Melayu, Bidara Cina, Cipinang Besar Selatan, Klender, Pondok Bambu, Pondok Kelapa, Cawang, Balekembang, Dukuh dan Cipinang Melayu.

Jakarta Selatan sebanyak 5.305 orang tersebar di 48 lokasi pengungsian. Kelurahan terdampak diantaranya Kelurahan Gunung, Petongan, Pengadengan, Cilandak Timur, Pejaten Timur dan Manggarai Selatan. (tst/osc)