Fathul mengatakan, PKS selalu mengkritik keadilan dalam hukum dan ekonomi selama pemerintahan Jokowi. Dari sisi hukum, ia menilai pemerintahan Jokowi kerap menjadikan hukum sebagai instrumen kriminalisasi terhadap warga sipil.
"Soal keadilan hukum dan demokrasi, bahkan YLBHI pun pernah menyampaikan bahwa pada periode pertama pemerintahan Presiden Jokowi, hukum dijadikan alat kriminalisasi terhadap masyarakat sipil," kata Fathul kepada CNNIndonesia.com, Jumat (3/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu seharusnya ditegakkan dalam kehidupan demokrasi kita," kata dia.
"Begitu pula dengan angka pengangguran, kemiskinan, walaupun angkanya relatif. Belum lagi ketika kemarin mencuat isu kenaikan iuran BPJS yang memperlihatkan kurang pekanya pemerintah di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat," kata dia.
Ketum PBNU Said Aqil sebelumnya mengatakan keadilan sosial yang sejatinya adalah output dan nilai dasar penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara merupakan nilai yang tertinggal dibanding nilai-nilai yang lain. Maksudnya keadilan bagi masyarakat di era Jokowi ini masih jauh dari harapan.
"Jadi Sila ke-5 lah yang paling kami rasakan jauh panggang dari api. Jauh dari kenyataan," ujar Said dalam acara 'Refleksi dan Tausiah Kebangsaan NU Memasuki Tahun 2020' di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (2/1).
[Gambas:Video CNN] (rzr/osc)