Gibran Klaim Popularitasnya Naik Sebulan Terakhir

CNN Indonesia | Senin, 06/01/2020 00:03 WIB
Gibran Klaim Popularitasnya Naik Sebulan Terakhir Putra sulung Presiden JOkowi, Gibran Rakabuming, berswafoto bersama salah satu relawan. (CNNIndonesia/Rosyid)
Solo, CNN Indonesia -- Putra sulung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka mengklaim survei internalnya menunjukkan angka yang menggembirakan untuk bertarung dalam Pilkada Solo

Ia mengatakan popularitas meningkat setelah sebulan terakhir gencar blusukan di kampung-kampung. Bakal calon Walikota Solo dari PDIP itu menyebutkan hasil survei internalnya jauh berbeda dibanding survei yang dilakukan lembaga Median 16 Desember lalu. Namun Gibran enggan menyebutkan angka pasti. Ia hanya mengatakan kenaikan popularitasnya mencapai tiga digit.

"Ya adalah. Yang namanya survei internal ya untuk kebutuhan internal. Tidak untuk dipublikasikan," katanya saat ditanya mengenai hasil survei usai acara Rembug Relawan Kagege (Kancane Gibran Gess) Guyub Rukun Rapatkan Barisan Untuk Mas Gibran di Hotel Harris, Solo, Jawa Tengah, Minggu (5/1).


Sejak memasuki kancah politik pertengahan 2019 lalu, Gibran langsung aktif menggalang dukungan dari berbagai komunitas. Gerakannya semakin luas dalam satu bulan terakhir dengan aksi blusukan. Tak hanya menghadiri kegiatan-kegiatan kalangan milenial, Gibran mulai menghadiri kegiatan-kegiatan masyarakat di kampung-kampung.

Gibran mengatakan hasil survei internal itu akan menjadi mengukur hasil sosialisasi yang mulai gencar dilakukannya sebulan terakhir. Gibran mengaku puas dengan hasil yang diperoleh dari kerja kerasnya bersama tim dan relawan.

"Dari survei internal ini kelihatan progresnya naik. Baru satu bulan jalan ini sudah cukup bagus," katanya.

Desember lalu, Lembaga Survei Median merilis hasil surveinya di Solo. Dari survei yang dilakukan 3-9 Desember itu, rival Gibran, Achmad Purnomo unggul dari segi popularitas dengan 94,5 persen dibanding Gibran yang hanya mendapat 82,3 persen. Gibran juga masih kalah dari Purnomo. Achmad Purnomo yang masih mengantongi

dukungan dari DPC PDIP Solo meraih 45 persen elektabilitas. Sementara putra Jokowi hanya mendapat 24,5 persen. Gibran meragukan hasil survei tersebut.

"(Hasil survei internal) jauh dari survei median kemarin. Mohon maaf lho. Tapi ya silakan saja. Orang bikin survei kan boleh-boleh saja," katanya.

[Gambas:Video CNN]
Gibran sendiri pada Kamis (2/1) malam mengaku siap mendukung siapapun yang diusung PDIP jika dirinya gagal maju jadi calon Wali Kota Solo dalam Pilkada mendatang.

"Kan sudah pegang KTA (Kartu Tanda Anggota). Harus komitmen ke partai," kata Gibran.

(syd/kid)