Anies Heran Info Cuaca Kedubes AS Lebih Viral Ketimbang BMKG

CNN Indonesia | Kamis, 09/01/2020 03:10 WIB
Heran dengan viralnya peringatan cuaca dari Kedubes AS, Gubernur DKI Anies Baswedan mendorong warga untuk lebih memperhatikan infromasi cuaca BMKG. Ilustrasi cuaca buruk di Jakarta. (CNN Indonesia/ Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak terlalu mempermasalahkan peringatan cuaca atau weather alert yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta bagi warganya.

Menurut Anies, info itu sama saja dengan peringatan yang diberikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Perbedannya, berita BMKG tidak se-viral dengan peringatan Kedubes AS.

"Nah iya, ini menarik nih. BMKG itu mengeluarkan rutin hal yang sama, tapi enggak viral. Menurut saya harus dibantu agar informasi dari BMKG itu menyebar," kata dia, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/1).


Menurut Anies, pertemuannya dengan BMKG kemarin mengandung informasi yang penting. Nyatanya, kabar soal itu tidak seheboh berita yang dikeluarkan Kedubes Amerika.

"Kemarin pada saat rapat dengan ibu kepala BMKG, beliau menyampaikan bahwa salah satu hal yang disampaikan oleh BMKG ini hal-hal yang penting, tapi tidak menjadi bahan percakapan," ungkap dia.

"Jadi yang dikeluarkan oleh Kedutaan Amerika itu juga yang sudah dikeluarkan oleh BMKG," lanjut Anies.

Karena itu, Anies meminta masyarakat untuk turut memantau informasi yang disebarkan oleh BMKG. Ia juga menyatakan sudah menyebarkan informasi itu ke seluruh jajarannya di pemerintahan.

"Menurut saya, sudah waktunya kita mendorong agar kita semua lebih memperhatikan laporan-laporan dari BMKG itu. Dan seluruh jajaran kita merespons itu. Kami ada satu jalur komunikasi khusus dari BMKG ke BPBD, dari BPBD disebarkan kepada seluruh jajaran," tutup dia.

[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Indonesia mengeluarkan weather alert melalui situs resminya. Bahwa, Jakarta akan mengalami curah hujan yang luar biasa hingga 12 Januari 2020.

Kedubes juga meminta warga AS yang berada di Jakarta untuk mengantisipasi badai dan angin kencang dengan kemungkinan banjir, tanah longsor, pemadaman listrik, dan kondisi perjalanan yang sulit di seluruh wilayah.

"Persiapkan rencana tanggap darurat. Gunakan alat yang tersedia di https://www.ready.gov/ untuk membuat rencana untuk keluarga, pekerjaan, dan sekolah anda. Perhatikan info dari media tentang peristiwa lokal, waspadai lingkungan sekitar Anda, dan perhatikan kesadaran pribadi setiap saat," tutur Kedubes AS.

(CTR/arh)