Ia juga mengatakan jika perlu pihaknya akan menghubungi Pimpinan KPK terkait kemungkinan munculnya JC dalam kasus suap tersebut.
"Kami berharap kalau dari hasil penyelidikan KPK mengarah pada munculnya JC, silahkan memberikan rekomendasi pada LPSK, kami akan tindak lanjuti" ucap Hasto dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Jumat (10/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KPK menangkap tangan eks Komisioner KPU Wahyu Setiyawan pada Rabu lalu. Pada Kamis kemarin, lembaga tersebut menetapkan Wahyu sebagai tersangka dalam kasus suap penetapan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR 2019-2024.
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar menuturkan Wahyu diduga menerima suap dalam penetapan anggota DPR terpilih 2019-2024 dari Fraksi PDIP. Hasto menyatakan pihaknya menyesalkan penangkapan tersebut .
"Fenomena penangkapan pejabat negara karena praktik suap atau tindakan koruptif lainnya membuat upaya pemulihan citra lembaga atau komisi negara yang cenderung turun di mata masyarakat menjadi semakin sulit," Ujarnya.
Menurutnya untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat, pemerintah harus mengedepankan sikap anti korupsi pada setiap lini.
Hasto menghimbau agar kasus suap tersebut tidak disangkutpautkan dengan urusan politik. Ia meminta semua pihak bersabar dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan di KPK.
"KPK akan menangani kasus ini dengan transparan dan profesional," lanjutnya.
[Gambas:Video CNN] (khr/agt)