DPP PDIP Ogah Respon Wali Kota Solo Tak Hadiri Rakernas

CNN Indonesia | Sabtu, 11/01/2020 23:26 WIB
DPP PDIP Ogah Respon Wali Kota Solo Tak Hadiri Rakernas Wasekjen PDIP Arief Wibowo menegaskan bahwa DPP tidak mengurusi orang per orang, termasuk ketidakhadiran Wali Kota Solo ke Rakernas di Jakarta (Detikcom/Lamhot Aritonang)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Sekretaris Jendral PDIP Arief Wibowo enggan merespon ketidakhadiran Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo sekaligus Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta.

Ia mengatakan partainya enggan mengurus perorangan namun mengurus partai secara keseluruhan.

"Bagi kita urusannya adalah partai, kita enggak urus orang per orang. Jadi urusan kita adalah bagaimana partai mampu bekerja. Jadi bukan urusan orang per orang," kata Arief di arena Rakernas I PDIP, JiExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (11/1).


Lebih lanjut, Arief mengatakan Rakernas PDIP membahas aspek-aspek yang besar dan strategis ketimbang mengurusi orang per orang. Sebab, hasil Rakernas itu merancang berbagai keputusan dan langkah bagi masa depan partai.

"Kita sedang selesaikan rakernas, membicarakan hal yang besar menyangkut partai sebagai organisasi dan institusi. Tidak bicara orang per orang," kata dia.

Arief lantas menekankan semua jajaran PDIP di Indonesia harus bekerja berdasarkan keputusan dewan pimpinan pusat (DPP) partai. Saat mengambil sebuah keputusan, ia menegaskan DPP PDIP tak bisa didikte dan pasti sudah menjaring aspirasi dari berbagai pihak.

"Jadi partai akan bekerja berdasarkan keputusan partai. Keputusannya dimana? Di DPP partai," kata dia.
[Gambas:Video CNN]
Diketahui, Rudy tak menghadiri ajang Rakernas I PDIP sejak kemarin. Pria yang juga menjabat Wali Kota Solo itu justru memimpin apel siaga di Plaza Bung Karno, Manahan, Solo, Jawa Tengah pada hari ini.

Padahal, Rudy diketahui sudah berada di Jakarta untuk berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan mengenai pembangunan Fly Over Purwosari sejak Kamis (9/1).

Rudy beralasan Solo tak dapat menghadiri Rakernas karena Solo dalam keadaan siaga bencana. Hal itu sebagai respons atas peringatan BMKG beberapa waktu lalu mengenai cuaca ekstrem di Indonesia.

Rudy sendiri sempat bersitegang dengan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang ingin maju Pilwalkot Solo lewat PDIP. Gelagat Gibran diduga mengganggu DPC PDIP Solo yang sudah ingin mengusung pasangan Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa.

Namun, Rudy membantah ketidakhadirannya di Rakernas I PDIP berkaitan dengan Pilwalkot Solo 2020. "Rakernas memang penting. Tapi mau gimana lagi, kepentingan rakyat lebih besar," katanya usai memimpin apel di Solo, Jumat (10/1).
(rzr/bmw)