Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelumnya menaksir kerugian negara dalam kasus Asabri mencapai Rp10-Rp16 triliun.
"Kita sedang penyelidikan kasus tersebut," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (15/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Modus operandinya sama (dengan Jiwasraya). Akan mungkin ada beberapa orangnya yang sama," ujar Mahfud di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (13/1).
PT Asabri. (CNN Indonesia/ Safir Makki) |
[Gambas:Video CNN]
"Kan tentara itu, kok jadi terjadi lagi. Nampaknya itu nanti akan jadi banyak porsi perhatian Pak Menhan," ujar Mahfud.
Teranyar, BPK juga tengah mengumpulkan informasi dan data terkait PT Asabri. Sejauh ini, menurut anggota BPK Harry Azhar Azis, pihaknya menaksir kerugian negara mencapai di kisaran Rp10-Rp16 triliun.
"Sekarang masih dalam proses pengumpulan data dan informasi yang diperkirakan potensi kerugian Rp10 sampai Rp16 triliun," ujar Harry kepada wartawan, Rabu (15/1). (mjo/asa)
PT Asabri. (CNN Indonesia/ Safir Makki)