Deadlock, Alasan PKS Geser Syaikhu dan Agung dari Cawagub DKI

ctr, CNN Indonesia | Selasa, 21/01/2020 00:53 WIB
Deadlock, Alasan PKS Geser Syaikhu dan Agung dari Cawagub DKI Anies Baswedan saat menghadiri acara syukuran doa bersama kader PKS di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Minggu, 15 Oktober 2017. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengubah calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta yang baru. Gerindra telah mengumumkan dua nama yang bakal mendampingi Gubernur Anies Baswedan. Keduanya ialah Nurmansyah Lubis dan Ahmad Riza Patria.

Pengumuman itu menggugurkan dua nama sebelumnya dari PKS sebagai cawagub DKI, yaitu Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo menjelaskan perubahan dua nama sebelumnya itu dilakukan karena terjadi kebuntuan antara PKS dan Gerindra. Mau tak mau, kata Syakir, PKS harus mengganti dua nama tersebut.


"Pertama PKS kan menyiapkan pengganti lagi karena dua nama yang sudah diajukan kan dalam prosesnya deadlock, enggak selesai juga di periode kemarin," kata Syakir saat dihubungi, Senin (20/1).


"Sebelum tanggal 26 Agustus 2019 saat pelantikan alat yang baru, kan mentok-mentok terus, sejumlah pihak menyangsikan," lanjut dia.

Selain itu, kata Syakir, PKS mempertimbangkan posisi Syaikhu sebagai anggota DPR agar yang bersangkutan fokus menjalankan tugasnya.

"Kemudian Pak Syaikhu terpilih sebagai anggota DPR RI dan beliau juga akhirnya harus juga mempertimbangkan untuk berkhidmat kepada dapilnya Kabupaten Bekasi Karawang, dapilnya beliau," ujarnya.

Deadlock, Alasan PKS Geser Nama Syaikhu dan Agung Yulianto daKetua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik memberi penjelasan terkait nama cawagub DKI di Fraksi Gerindra DPRD DKI, Jakarta, Senin (20/01/2020). (CNNIndonesia/Safir Makki)
Belakangan Gerindra mengajukan empat nama calon wakil gubernur DKI Jakarta. PKS pun mengambil keputusan untuk memilih satu dari empat nama tersebut.

"Kemudian dalam perjalanan berikutnya yang disepakati oleh pimpinan adalah dari Gerindra Riza Patria. Kemudian dua nama inilah yang akan diajukan PKS dan Gerindra sebagai partai pengusung dari Wagub," jelas dia.


Syakir mengklaim pemilihan dua nama itu sudah disetujui oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Presiden PKS Shohibul Iman, Ketua DPW PKS DKI Syakir Purnomo dan Ketua DPD Gerindra DKI M. Taufik.

Gerindra telah mengumumkan dua nama cawagub DKI yang baru. Dalam pengumuman ini tidak ada anggota Fraksi PKS yang menghadiri acara tersebut. Acara tersebut mayoritas dihadiri oleh anggota Fraksi Gerindra.

Dalam surat itu ditandatangani Ketua DPW PKS DKI Syakhir Purnomo, Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden PKS Shohibul Iman.

Presiden PKS Sohibul Iman menolak berkomentar soal dua nama cawagub DKI Jakarta yang diumumkan Gerindra. Sohibul mengatakan PKS sudah memilih kadernya untuk posisi cawagub DKI, namun pihaknya akan mengumumkan nama cawagub ke publik setelah berdiskusi dengan Anies.

PKS dan Gerindra sebelumnya sudah lama mengajukan dua nama cawagub yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Namun, molornya pemilihan cawagub itu menyebabkan munculnya isu pengajuan nama baru.

Dengan surat ini dua nama tersebut pun gugur. Adapun empat nama yang sempat disebut mewakili Gerindra yakni Ferry Juliantono, Arnes Lukman, Sekda DKI Saefullah, termasuk Riza.


[Gambas:Video CNN] (pmg)