Kasus Memiles, Cucu Soeharto Datangi Polda Jatim Diam-Diam

CNN Indonesia | Rabu, 22/01/2020 12:06 WIB
Kasus Memiles, Cucu Soeharto Datangi Polda Jatim Diam-Diam Cucu Presiden Soeharto, Ari Haryo Sigit mendatangi Polda Jawa Timur diam-diam untuk diperiksa terkait kasus Memiles (CNN Indonesia/Farid)
Surabaya, CNN Indonesia -- Cucu mantan Presiden Soeharto, Ari Haryo Wibowo Harjojudanto alias Ari Haryo Sigit (AHS) mendatangi kantor Polda Jawa Timur secara diam-diam. Dia memenuhi panggilan pemeriksaan terkait investasi bodong Memiles.

Salah satu petugas kepolisian yang enggan disebutkan namanya menyebut Ari tiba sekitar pukul 10.25 WIB, Rabu (22/1). Ari masuk melalui pintu atau jalur yang ada di Gedung Tribrata. Ia langsung menuju ruang penyidik di gedung di belakangnya, Ditreskrimsus Polda Jatim.

"Sudah hadir, saya cek dulu ya," kata Kabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu (22/1).


Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan juga membenarkan bahwa Ari telah memenuhi panggilan penyidik terkait Memiles hari ini.

Namun, dua orang anggota keluarga Cendana lainnya yang juga dipanggil, yakni Istri Ari, Frederica Francisca Callebaut dan Ilsye Aneke Ratnawati yang merupakan istri dari Putra Kedua Soeharto, Sigit Hardjojudanto, berhalangan hadir lantaran sakit.

"Pihak istrinya dan ibunya berhalangan, sakit, jadi mungkin minggu depan untuk datang Senin dijadwalkan dari pengacaranya," kata Luki.

Luki menambahkan selain Ari, ada dua orang lain yang dijadwalkan akan diperiksa sebagai saksi Memiles. Mereka yakni, Tata Janeeta (TJ) dan Adjie Notonegoro (AN) yang saat ini sedang berada dalam ruang pemeriksaan.

"Saya sampaikan untuk hari ini Polda Jatim memanggil sebagai saksi ada tiga orang, yaitu AHS yang rencana datang jam 10.00 WIB, AN yang juga sama bersamaan dan TJ jam 14.00 dan sudah konfirmasi semuanya," kata Luki.
[Gambas:Video CNN]
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur membongkar kasus investasi bodong Memiles. Sejauh ini, sudah ada 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka adalah Direktur PT Kam n Kam Kamal Tarachan (47) dan Manajer Suhanda (52). Kemudian, motivator Eva Martini Luisa, Kepala Tim IT Prima Hendika serta orang kepercayaan Direktur PT Kam and Kam Sri Widya yang membagikan reward kepada para member.

Polisi telah menyita barang bukti uang tunai dari tersangka sebesar Rp124 miliar, 20 an unit mobil, dua sepeda motor, serta puluhan barang elektronik dan beberapa aset berharga lainnya.

Sejumlah publik figur turut diperiksa kepolisian. Polisi telah memanggil empat artis. Mereka adalah Eka Deli (ED), Marcello Tahitoe (MT) alias Ello, Adjie Notonegoro (AN), dan Judika (J).

Dari keempat nama itu, baru Ello dan Eka yang telah memenuhi panggilan pemeriksaan. Mereka mengaku bergabung sebagai member dan sudah mendapatkan hadiah masing-masing satu unit mobil.

Polisi juga menyebut ada 13 artis yang diduga terlibat Memiles. Mereka yakni AP, SB, MJ, PM, MA, R, TJ, SS, RG, C, dan satu grup band dengan inisial personel D, L, dan M. Baru Pinkan Mambo (PM) yang memenuhi panggilan pemeriksaan.
(frd/bmw)