Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan pengakuan Dirjen Imigrasi Ronny Sompie bahwa Harun Masiku telah berada di Indonesia sejak 7 Januari 2020 memunculkan pertanyaan di publik. Pasalnya, lanjut dia, pengakuan Ronny itu disampaikan setelah istri Harun, Hildawati Jamrin, mengungkapkan ke sejumlah media massa bahwa suaminya pulang ke Indonesia pada 7 Januari 2020.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, pengakuan Ronny yang akhirnya mengkonfirmasi kepulangan Harun sejak 7 Januari 2020, bisa menjadi masalah serius mengingat Yasonna pada 16 Januari menyatakan bahwa Harun tak berada di Indonesia.
Ronny pun memerintahkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Soetta dan Direktur Sistem Informasi dan Teknologi Keimigrasian Ditjen Imigrasi untuk mendalami delay time data perlintasan di Terminal 2 F Bandara tersebut. "Hasil pendalaman akan segera dilaporkan kepada saya," tuturnya.
Yasonna Tak Berwibawa
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa menyatakan bahwa Menteri Yasonna tidak memiliki wibawa, terkait kasus kepulangan Harun Masiku.
[Gambas:Video CNN]
Desmond berkata bila Yasonna punya wibawa, seharusnya kepulangan Harun Masiku tak diungkap oleh Dirjen Imigrasi Ronny Sompie selaku anak buah Yasonna,
"Kalau menteri punya wibawa, Dirjen Imigrasi ikut menutupi, berbohong. Berarti kan enggak punya wibawa," kata Desmond kepada wartawan.
Desmond menyatakan bahwa alasan tersebut tidak benar. "Pernah ke luar negeri enggak? Bener enggak itu? Ya kalau enggak nggak benar, tulis begitu," kata Desmond.