Menurutnya, permintaan maaf itu cukup dalam menyikapi tuntutan massa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kemenkumham, Jakarta Selatan pada Rabu (22/1).
"Sangat cukup dan saya apresiasi Yasonna atas permintaan maafnya dengan tulus," kata Sahroni lewat pesan singkat, Kamis (23/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sahroni adalah tokoh asal Tanjung Priok yang kini jadi salah satu politikus senayan. Ia dijuluki sebagai crazy rich Tanjung Priok karena jadi salah satu orang sukses di wilayah utara Jakarta itu. Ia berangkat dari nol sebelum menjadi pengusaha dan politikus sukses seperti sekarang.
[Gambas:Video CNN]
"Pernyataan saya sama sekali tidak dimaksudkan untuk menyinggung perasaan saudara-saudara di Tanjung Priok. Bahwa kemudian ternyata itu berkembang luas dengan penafsiran berbeda di media massa dan publik luas, sehingga saudara-saudara merasa tersinggung, maka saya menyampaikan permohonan maaf," kata Yasonna saat jumpa pers di Gedung Ditjen Imigrasi, Rabu (22/1)
"Akan tetapi sekali lagi ingin saya sampaikan, saya sedikitpun tidak punya maksud untuk itu. Kalaupun itu menunjuk pada tempat, itu tidak dimaksudkan, not intended," lanjut dia.
Ia mengatakan akan mencari waktu yang pas untuk bertemu dengan tokoh-tokoh masyarakat yang berada di Tanjung Priok. (mts/ain)