Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana mengatakan Yasonna merupakan pimpinan tertinggi institusi kementerian itu. Artinya, politikus PDIP itu juga harus mempertanggungjawabkan segala tindakannya.
Pernyataan tersebut dirilis ICW menindaklanjuti pencopotan Direktur Jenderal Imigrasi, Ronny Franky Sompie.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Efek dari kekeliruan data tersebut amat krusial, kerja penegak hukum jadi terganggu karena mempercayai begitu saja pernyataan Yasonna," katanya.
Yasonna mengatakan jabatan Dirjen Imigrasi dialihkan ke jabatan fungsional dalam rangka pembentukan tim gabungan menyelidiki kesalahan informasi catatan penerbangan di Bandara Soekarno Hatta atas tersangka KPK, Harun Masiku. Sebagai gantinya, Yasonna menunjuk Irjen Kemenkumham sebagai Pelaksana Harian per hari ini.
[Gambas:Video CNN]
"Supaya tim independen ini jangan ada conflict of interest saya sudah memfungsionalkan dirjen imigrasi. Jadi sekarang dirjen imigrasi sudah diganti Plh, termasuk Direktur Sisdik Keimigrasian-nya," ujar Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/1).
Yasonna dalam kesempatan sebelumnya juga membantah tudingan yang menyebut dirinya melakukan upaya perintangan dalam penyidikan kasus Harun Masiku. Menurutnya, kesimpangsiuran informasi mutlak karena kesalahan dalam prosedur teknis di sistem keimigrasian.
"Saya pikir saya belum terlalu tolol untuk melakukan separah itu," kata Yasonna ditemui di STFT Jakarta, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (27/1).
(ryn/ain)