Nurmansyah mengatakan debat kandidat berguna agar publik tahu kompetensi masing-masing cawagub DKI Jakarta.
"Kita siap dan dukung. Meski yang memilih kan DPRD. Tapi publik harus tahu, kira-kira Bang Anca bisa enggak review APBD. Oprek, habis deh," kata Nurmansyah di DPRD DKI Jakarta, Rabu (29/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arifin mengatakan PKS akan terus melakukan lobi-lobi fraksi. Beberapa partai yang sudah disambangi antara lain PAN, PSI, PDI Perjuangan dan Golkar.
"Golkar ada, PSI ada, pada intinya kan saya orang lama jadi komunikasi interpersonal baguslah," ujar dia.
Nurmansyah juga bicara soal persoalan DKI. Menurutnya salah satu persoalan utama DKI hari ini adalah mengatasi banjir.
Soal lain, menurutnya, DKI harus membenahi komunikasi dengan pemerintah pusat dan daerah agar setiap program kerja dapat terealisasi.
"Demikian juga kayak misalnya normalisasi, naturalisasi, itu kan harus ada balancing antara pemerintah pusat dengan kita. Enggak bisa kalau kita sendiri. Itulah PR kita bersama," beber dia.
Selain banjir, Nurmansyah menyinggung lapangan pekerjaan dan wirausaha. Menurutnya, wakil gubernur harus bisa menciptakan pengusaha baru sesuai target yang dijanjikan Anies-Sandi saat kampanye dulu.
"Bagaimana memberdayakan rakyat entrepreneurship 200 ribu. Itu kan jumlah besar untuk menjadi wirausaha," jelas dia.
[Gambas:Video CNN]
Terakhir, ia mengatakan menjadi seorang Wagub harus lebih banyak berkutat dengan administrasi daerah. Karena itu ia mengaku tak akan neko-neko seandainya jadi Wagub DKI.
"Makanya saya berkali katakan saya meracik di dapur kerja, itu saja. Istilahnya politik kerja. Wagub itu harus politik kerja dan tidak politik macam," tutup dia.
Gubernur DKI Anies Baswedan telah resmi menerima nama Nurmansyah dan Riza Patria sebagai calon Wagub DKI Jakarta.
Setelah menerima dua nama itu Anies akan menyerahkan ke DPRD DKI. Selanjutnya, DPRD akan membentuk panita pemilihan dan melaksanakan pemilihan Calon Wakil Gubernur dalam forum rapat paripurna.
Pemilihan Wagub DKI dilakukan menggunakan mekanisme pemungutan suara. (ctr/wis)