ANALISIS

Patron dan Bayang-bayang Amien Rais di Setiap Kongres PAN

CNN Indonesia | Selasa, 11/02/2020 08:22 WIB
Patron dan Bayang-bayang Amien Rais di Setiap Kongres PAN Calon ketua umum PAN yang terpilih selalu yang didukung oleh Amien Rais (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Genderang persaingan pemilihan ketua umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) dalam Kongres V di Kendari, Sulawesi Tenggara mulai ditabuh. Ada empat nama kandidat yang resmi mendaftar untuk bertarung memperebutkan 590 suara.

Bukan cuma soal persaingan empat kandidat, pemilihan calon ketum juga dibayang-bayangi sosok Amien Rais yang masih berpengaruh besar di mata kader partai berlambang matahari terbit.

Empat kandidat ketum yang mendaftar adalah petahana Zulkifli Hasan, Mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur, Wakil Ketua Umum PAN Mulfachri Harahap dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Drajad Wibowo.


Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai proses pemilihan ketum PAN dianggap memang tak pernah lepas sosok Amien Rais. Restu politikus senior PAN itu dinilai bisa menentukan tokoh yang akan memimpin PAN untuk lima tahun ke depan.

"Kalau di PAN ini ada semacam skema atau kultur tak tertulis, siapa yang didukung Amien dia yang unggul," kata Ujang kepada CNNIndonesia.com, Senin (10/2).

Ujang menilai pengaruh Amien masih sangat kuat di internal kader PAN untuk menentukan siapa sosok yang menjadi ketum selanjutnya.

Ujang menilai itu bisa dibuktikan dari dinamika PAN belakangan ini. Sudah ada beberapa kandidat mengklaim telah mendapatkan restu Amien jelang kongres.

Mulfahri Harahap misalnya. Ia mengaku didukung oleh Amien Rais. Jika terpilih menjadi ketum, dia juga berencana menjadikan putra Amien, yakni Hanafi Rais, sebagai sekjen.

Asman Abnur turut mengklaim hal serupa. Ia mengaku mendapat dukungan dari politisi senior PAN lain termasuk Amien Rais.

"Jelas Amien adalah tokoh reformasi yang disegani, dia pendiri PAN, pemilik saham PAN, dan itu yang jadi semua kader hormat ke Amien, dan figur yang dihormati PAN itu ya Amien," kata Ujang
Mulfachri Harahap berencana mengangkat Hanafi Rais sebagai sekjen jika berhasil menjadi ketua umum PAN selanjutnyaMulfachri Harahap berencana mengangkat Hanafi Rais sebagai sekjen jika berhasil menjadi ketua umum PAN selanjutnya (CNN Indonesia/Martahan Sohuturon)
Ujang mengatakan sejarah mencatat bahwa seluruh Ketum PAN sejak era Soetrisno Bachir sampai Zulkifli Hasan saat ini tak lepas dari restu Amien.

Soetrisno Bachir misalnya. Ketum PAN periode 2015-2010 itu disebut-sebut memiliki hubungan erat dengan Amien karena sama-sama pegiat organisasi Muhammadiyah. Kesamaan itu pula yang membuat Amien mendukung Soetrisno dalam Kongres tahun 2005 lalu.

Tak hanya Soetrisno, Amien bahkan secara eksplisit memberikan dukungan pada Hatta Rajasa sebagai Ketum periode 2010-2014. Saat kongres berlangsung, Amien duduk diapit Hatta Rajasa dan pesaingnya, Drajad Wibowo. Hatta disebelah kanan dan Drajad di sebelah kiri Amien.

Amien, saat sambutan kala itu mendendangkan sebuah lagu yang memiliki lirik 'Matahari di sebelah kanan bulan di sebelah kiri'. Hal itu pula yang ditangkap oleh kader bahwa Amien merestui Hatta sebagai Ketum PAN 2010-2015.

Tak berhenti sampai disitu, Amien bahkan secara terang-terangan mendukung Zulkifli Hasan sebagai Ketum PAN periode 2015-2020 dalam Kongres PAN ke-IV tahun 2015 lalu. Saat berpidato, Amien menyebut Zulkifli akan dimenangkan oleh Allah SWT dalam pertarungan kongres.

"Karena itu sesungguhnya sejarah itu akan terulang kembali. Karena kader-kader PAN hormat ke Amien," kata Ujang.
Tak hanya saat kongres berlangsung, Ujang menyatakan titah Amien juga sangat berpengaruh bagi para kader. Contohnya saat Amien ingin mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Kala itu, menurut Ujang, sebenarnya Zulhas selaku ketua umum masih ingin berada dalam koalisi pemerintahan Jokowi-JK. Namun, kader PAN rela jika memang Amien berkehendak demikian.

"Padahal Zulhas masih mau di pemerintahan. Tapi karena Amien yang ingin ke Prabowo, maka kader-kader PAN legowo untuk keluar dari pemerintahan untuk mengikuti Amien Rais," ujar dia.

Ujang menilai Kongres PAN yang ke-5 ini akan berlangsung lebih menarik. Sebab, Ketua Umum petahana PAN Zulhas berkeinginan untuk kembali maju sebagai ketum kedua kalinya.

Ia memprediksi dinamika sepanjang kongres nanti bakal semakin menghangat dengan adu kekuatan antara ambisi Zulhas dengan restu Amien Rais.

"Lihat aja nanti apakah pengaruh Amien yang kuat atau perlawanan [Zulhas] itu yang menang dalam sejarah PAN saat ini," kata dia.
Calon ketua umum PAN petahana Zulkifli Hasan diprediksi bakal bertarung dengan calon lain yang mendapat restu Amien Rais  Calon ketua umum PAN petahana Zulkifli Hasan diprediksi bakal bertarung dengan calon lain yang mendapat restu Amien Rais ( CNN Indonesia/Hesti Rika)

Patronase Tokoh di Parpol


Terpisah, Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati menilai sosok penentu seperti Amien pasti ada di tiap partai politik. Itu menjadi bagian dari fenomena patronase politik yang pasti bercokol di tiap partai politik.

Ia menyatakan para elite senior partai pasti diidentikkan sebagai pemegang simbol legitimasi bagi kandidat yang maju dalam parpol.

"Deklarator dan inisiator memegang kuasa simbol legitimasi atas kandidat," kata Wasisto.

Meski demikian, Wasisto berpandangan kongres PAN V bakal berjalan dinamis. Ia memandang ada faksi-faksi di PAN yang ingin melepaskan diri dari bayang-bayang Amien untuk bisa menang sebagai Ketum di Kongres PAN.

"Hal ini mengingat beberapa manuver politik Amien Rais saat pemilu 2019 lalu berpengaruh besar pada citra PAN sebagai partai reformis," kata Wasisto.

Terlebih lagi, Wasisto yakin kondisi PAN saat ini berbeda dengan beberapa tahun belakangan. Ketokohan Amien tak lagi sekuat dahulu. Karenanya, Wasisto menganggap wajar jika hasil Kongres PAN nanti bakal mengejutkan.
[Gambas:Video CNN] (rzr/bmw)