Disnaker Jabar Telusuri Dugaan TKA Ilegal di Proyek Meikarta

CNN Indonesia | Selasa, 11/02/2020 20:49 WIB
Disnaker Jabar Telusuri Dugaan TKA Ilegal di Proyek Meikarta Aktivitas pembangunan di distrik 1 proyek Meikarta, Rabu (17/10/2019). (CNN Indonesia/Fachri Fachrudin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat mengaku tengah menindaklanjuti kabar dugaan tenaga kerja asing ilegal (TKA) yang bekerja di proyek Meikarta. Kepala Disnaker Jabar, Ade Apriandi mengatakan info awal tersebut ia terima dari salah satu anggota dewan Bekasi.

"Saya baru dapat informasi tadi malam," kata Ade saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (11/2).

Ade mengaku telah memerintahkan petugas ke lapangan untuk mengonfirmasi kabar tersebut.


"Hari ini saya sudah tugaskan UPTD pengawasan wilayah II yang berkantor di wilayah Karawang untuk mengecek informasi dari anggota dewan tersebut," ucapnya.
Namun demikian, Ade mengatakan hingga hari ini belum mendapatkan laporan dari temuan tim di lapangan. Salah satu kendala belum terkonfirmasinya info tersebut karena area proyek pembangunan di Cikarang itu cukup luas.

"Mudah-mudahan sesegera mungkin karena Meikarta di sana luas, kita masih menunggu laporan," ujarnya.

Selain menurunkan tim ke lapangan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kantor imigrasi. Hal ini berkaitan dengan status tenaga kerja asing.

"Terkait dengan pekerja asing fungsinya memang terkoordinasi dengan instansi seperti imigrasi," ucapnya.

[Gambas:Video CNN]

Menurut Ade, izin tenaga kerja asing berada di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sedangkan Disnaker provinsi maupun kota/kabupaten berfungsi sebagai pengawasan.

"Memang karena perekrutan izinnya di kementerian tenaga kerja, kami dari daerah provinsi maupun kabupaten/kota tidak mudah untuk mengakses data tersebut," tuturnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kabar terkait dugaan tenaga kerja asing ilegal muncul ketika anggota DPRD Bekasi bernama Budiyanto mengunjungi kawasan Meikarta beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Budiyanto bersama Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, hendak memeriksa kesehatan pekerja asing di kawasan itu. Dia mencurigai ada ribuan tenaga kerja asing asal China yang bekerja di proyek tersebut (hyg/ain)