Longsor di Kabupaten Bandung Barat, 80 Warga Mengungsi

CNN Indonesia | Rabu, 12/02/2020 15:06 WIB
Sebanyak 10 rumah terdampak karena longsor di Desa Sukatani, Ngamprah, Kabupaten Bandung, satu di antaranya tertimbun tanah. Foto ilustrasi, (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bencana tanah longsor terjadi di Kampung Hegarmanah RT 02 RW 04, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa (11/2) malam. Setelah kejadian itu, sedikitnya 80 warga mengungsi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat Duddy Prabowo mengatakan, peristiwa longsor tersebut terjadi pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 WIB.

"Longsor tersebut diakibatkan dari saluran air atau gorong-gorong tidak berfungsi, sehingga air menyerap ke tanah mengakibatkan longsor," kata Duddy dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (12/1).

Duddy lebih lanjut menuturkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.


Namun pihaknya melaporkan sebanyak 10 rumah terdampak longsor. Dari kesepuluh rumah terdampak, satu unit rumah tertimbun. Sedangkan tiga rumah lainnya rusak berat dan enam rumah terancam terkena longsoran.

"Ada 80 jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman," ujarnya.

Selain rumah, dampak longsor juga terjadi pada lahan pertanian sawah seluas tiga hektar, serta empat kolam ikan ikut hancur.

BPBD juga telah melakukan pemasangan tenda sebagai pos pantau pergerakan tanah.

"Kebutuhan mendesak saat ini yaitu posko medis, logistik, dan air bersih," kata Duddy.
(hyg/sur)