Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menyatakan pihaknya bakal melakukan pengaspalan di atas batuan alam tersebut.
"Iya itu nanti kemungkinan cobblestone-nya itu dilapisi dengan hotmix. Rencananya dilapisi," kata Hari saat dihubungi, Rabu (12/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada [rekomendasinya], sudah ada surat dari Kepala Dinas Kebudayaan, merujuk hasil rapat tim TACB. Isi jelas dari [Dinas] Kebudayaan. saya lihat cuma lihat dari Kebudayaan saja, merujuk hasil rapat TACB," beber dia.
Terakhir, Hari memastikan bahwa cobblestone yang di Monas tidak termasuk dalam Cagar Budaya. Adapun daerah yang masuk ke dalam Cagar Budaya ialah kawasan Cawan Monas.
[Gambas:Video CNN]
"Cobblestone tidak temasuk Cagar Budaya. Yang termasuk [cagar budaya adalah] Tugu Monas, Cawan, sama Simpang. Jadi nanti cobblestone lalu di hotmix, jadi sebenarnya tidak meresap air juga itu," ungkap dia.
"Makanya daripada bongkar lama dan waktu ini, jadi lapis aja. Kalau bongkar butuh waktu lagi," lanjut dia.
Rencananya, perombakan bakal dilakukan mulai pekan depan. Penyelesaian lintasan direncanakan selesai pada April atau dua bulan sebelum pertandingan dihelat.
"Dua bulan sebelum pertandingan harus clear. Karena finising harus ada tambahan jalur marka lintasan. finishing kan masih. Untuk pembangunan konstruksi, April harus selesai," tutup dia.
(ctr/arh)